19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 03 September 2018 12:00

Tenaga Pengajar Diminta Meningkatkan Kompetensi

Tenaga Pengajar Diminta Meningkatkan Kompetensi

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Perkembangan dunia pendidikan terubah seiring perkembangan zaman, termasuk pola pengajaran. Sehingga tenaga pengajar diminta harus meningkatkan kompetensinya dalam proses belajar mengajar, agar siswa mampu memahami dan penerima materi yang disampaikan.

Pj Bupati Bojonegoro, Suprianto dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada Badan Diklat Provinsi dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. "Sebab pendidikan memiliki peranan yang berkesinambungan dalam pembangunan bangsa dan negara. Masalah pendidikan adalah belum ada pemahaman yang komprehensif," terangnya saat membuka pelatihan di ruang Angling Dharma Pemkab Bojonegoro, Senin (3/9/2018).

Pegawai Pemprov Jawa Timur itu menjelaskan, seluruh jajaran kepala sekolah untuk meningkatkan kapasitasnya baik manajerial dan kepemimpinan. Sehingga dengan pendidikan dan pelatikan ini bisa memahami para peserta.

Pembukaan Diklat peningkatan BNN kompetensi Sumber Daya Alam bagi Kepala Sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama ( SMP) tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD). "peserta yang ikut ada 80 orang, dengan rincian 40 kepala sekolah SMP dan 40 kepala sekolah SD," jelas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkab Bojonegoro, Zainuddin.

Menurutnya, Diklat ini dilaksanakan mulai tanggal 3 sampai dengan 8 September di Gedung SMP Plus Model Terpadu Bojonegoro. "Tujuannya meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di jenjang kependidikan," ungkapnya.

Untuk itu Diklat ini untuk memperkokoh spirit kepemimpinan, meningkatkan kemampuan manajerial sehingga adanya transformasi di jajaran kependidikan.

Kepala badan Diklat yang diwakili oleh Didik Dwianto menambahkan, saat ini dalam era teknologi informasi yang pengaruhnya memasuki dan merasuki dalam aspek kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Termasuk dampak cara pandang dalam pendidikan perubahan terhadap orang tua, guru dan masyarakat memerlukan perhatian yang serius dan besar dari semua pihak secara terpadu mulai guru, orang tua, Masyarakat dan pemerintah.

"Fungsi tenaga kependidikan tak hanya transfer ilmu namun mengukuhkan kedisiplinan, memotivasi dan menginspirasi siswa yang dikenal dengan pendidikan karakter," imbuhnya.

Dipaparkan pula, orang tua, guru, masyarakat dan pemerintah harus dilakukan secara bersama-sama, sehingga peran kepala Desa sangat strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan, disiplin, budaya sekolah dan perilaku peserta didik. Pasalnya perkembangan teknologi menuntut penguasaan pengetahuan dan pengembangan pendidikan secara terarah berkesinambungan. Sebab seorang Kepsek memiliki 5 kompetensinya kepribadian, inovasi, manajerial, supervisi dan sosial.

"Memperhatikan prestasi baik akademi dan non akademik. Hasil pelatihan ini harus dikembangkan dan mengapresiasi pelatihan dengan komitmen belajar dan usaha yang sungguh-sungguh kepada peserta Diklat agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik baiknya," pungkasnya. [zid/ito]

Tag : pendidikan, guru

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat