09:00 . 341 Pasien di Jatim Sembuh, 242 Kasus Baru   |   08:00 . Pasien Sembuh di Bojonegoro 3 Orang, Tambahan 4 Positif Covid-19   |   07:00 . 5 Alasan Memarahi Anak di Tempat Umum Pantang Dilakukan   |   06:00 . Jalan Mulus Kado Hari Jadi Bojonegoro   |   05:00 . Kampung KB Tanggap Covid-19 Dilaunching   |   23:00 . Adu Serangan, Laga Persahabatan Sepakbola FPKT Balen Tantang Gemini FC   |   22:00 . Silaturahim ke Mapolda, AMSI Jatim Bersinergi Lawan Hoax Terlebih saat Pandemi Covid-19   |   21:00 . Proses Pembangunan Jembatan KaRe dalam Tahap Pengajuan Rekomteks   |   20:30 . Bio Farma Siap Produksi Vaksin 17 Juta per Bulan   |   20:00 . Liga 3 Jatim Ditiadakan, Bojonegoro FC Fokus Kompetisi Tahun Depan   |   19:30 . Presiden Ingatkan Antisipasi Lonjakan Covid saat Libur Panjang   |   19:00 . Bupati Pimpin Prosesi Persemayaman Api Abadi HJB   |   18:30 . Positif Covid, Harus Melakukan Apa?   |   18:00 . Ibu Hamil Harus Sehat Saat Pandemi   |   17:00 . Pembeli Dan Pedagang di Pasar Bojonegoro Patuhi Prokes Gunakan Masker   |  
Tue, 20 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 03 September 2018 12:00

Tenaga Pengajar Diminta Meningkatkan Kompetensi

Tenaga Pengajar Diminta Meningkatkan Kompetensi

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Perkembangan dunia pendidikan terubah seiring perkembangan zaman, termasuk pola pengajaran. Sehingga tenaga pengajar diminta harus meningkatkan kompetensinya dalam proses belajar mengajar, agar siswa mampu memahami dan penerima materi yang disampaikan.

Pj Bupati Bojonegoro, Suprianto dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada Badan Diklat Provinsi dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. "Sebab pendidikan memiliki peranan yang berkesinambungan dalam pembangunan bangsa dan negara. Masalah pendidikan adalah belum ada pemahaman yang komprehensif," terangnya saat membuka pelatihan di ruang Angling Dharma Pemkab Bojonegoro, Senin (3/9/2018).

Pegawai Pemprov Jawa Timur itu menjelaskan, seluruh jajaran kepala sekolah untuk meningkatkan kapasitasnya baik manajerial dan kepemimpinan. Sehingga dengan pendidikan dan pelatikan ini bisa memahami para peserta.

Pembukaan Diklat peningkatan BNN kompetensi Sumber Daya Alam bagi Kepala Sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama ( SMP) tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD). "peserta yang ikut ada 80 orang, dengan rincian 40 kepala sekolah SMP dan 40 kepala sekolah SD," jelas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkab Bojonegoro, Zainuddin.

Menurutnya, Diklat ini dilaksanakan mulai tanggal 3 sampai dengan 8 September di Gedung SMP Plus Model Terpadu Bojonegoro. "Tujuannya meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di jenjang kependidikan," ungkapnya.

Untuk itu Diklat ini untuk memperkokoh spirit kepemimpinan, meningkatkan kemampuan manajerial sehingga adanya transformasi di jajaran kependidikan.

Kepala badan Diklat yang diwakili oleh Didik Dwianto menambahkan, saat ini dalam era teknologi informasi yang pengaruhnya memasuki dan merasuki dalam aspek kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Termasuk dampak cara pandang dalam pendidikan perubahan terhadap orang tua, guru dan masyarakat memerlukan perhatian yang serius dan besar dari semua pihak secara terpadu mulai guru, orang tua, Masyarakat dan pemerintah.

"Fungsi tenaga kependidikan tak hanya transfer ilmu namun mengukuhkan kedisiplinan, memotivasi dan menginspirasi siswa yang dikenal dengan pendidikan karakter," imbuhnya.

Dipaparkan pula, orang tua, guru, masyarakat dan pemerintah harus dilakukan secara bersama-sama, sehingga peran kepala Desa sangat strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan, disiplin, budaya sekolah dan perilaku peserta didik. Pasalnya perkembangan teknologi menuntut penguasaan pengetahuan dan pengembangan pendidikan secara terarah berkesinambungan. Sebab seorang Kepsek memiliki 5 kompetensinya kepribadian, inovasi, manajerial, supervisi dan sosial.

"Memperhatikan prestasi baik akademi dan non akademik. Hasil pelatihan ini harus dikembangkan dan mengapresiasi pelatihan dengan komitmen belajar dan usaha yang sungguh-sungguh kepada peserta Diklat agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik baiknya," pungkasnya. [zid/ito]

Tag : pendidikan, guru


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat