Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Penanganan dugaan kasus aborsi yang menyeret tiga tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bojonegoro mulai memasuki babak baru. Satreskrim Polres Bojonegoro telah memanggil sejumlah saksi hingga meminta keterangan dokter kandungan, guna mengungkap fakta di balik kasus yang menjadi perhatian publik tersebut.
Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana mengungkapkan, pihaknya telah meminta keterangan dokter yang menangani korban sebagai bagian dari proses penyelidikan. Selain itu, pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi.
“Kami telah meminta keterangan ahli, yakni dokter kandungan,” ungkap AKP Cipto, Sabtu (6/6/2026).
Meski penyelidikan terus berjalan, polisi hingga kini belum memanggil tiga nakes yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Ketiganya disebut bertugas di RSUD Kepohbaru, RS Muna Anggita, serta salah satu puskesmas di wilayah Bojonegoro.
“(Ketiga nakes) Belum kami panggil. Baru meminta keterangan ahli (Dokter Obgyn) dan saksi lain, mas,” jelas Polisi lulusan Akpol tahun 2016 itu.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) memastikan bakal menjatuhkan sanksi tegas apabila para tenaga kesehatan tersebut terbukti bersalah.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur BKPP Bojonegoro, Daniar Surya Adi Permana, menyebut sanksi terberat yang dapat dijatuhkan berupa pemberhentian dari status kepegawaian.
“Jika terbukti bersalah, tentu akan kami berikan sanksi. Sanksi terberatnya adalah pemberhentian,” tegas Daniar.
Namun demikian, BKPP menegaskan belum dapat mengambil langkah administratif karena masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
“Kami masih menunggu hasil penyelidikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Satreskrim Polres Bojonegoro resmi melakukan penyelidikan kasus aborsi yang diduga melibatkan tiga tenaga kesehatan sejak Rabu (3/6/2026). Informasi yang dihimpun menyebut, ketiga nakes tersebut bertugas di fasilitas kesehatan berbeda di wilayah Bojonegoro.
Sementara itu, beredar informasi bahwa ketiganya sempat diamankan pihak kepolisian sebelum akhirnya diduga dilepaskan. Hingga kini, polisi belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait informasi tersebut. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published