19:00 . Novemberan, Ketika para Seniman Beradu Lestarikan Sastra   |   18:00 . Pemantau Pemilu Harus Bersertifikasi Bawaslu RI   |   17:00 . Persiapan UN, Dinas Pendidikan Masih Validasi Data Siswa   |   16:00 . Rapat DPRD Molor, Wabup: Sudah Biasa   |   15:00 . Wow...! Pemkab Siapkan Rp12 Milyar Untuk Gaji Kenaikan PNS   |   14:00 . Banyak Doorprize, Tandai Lahirnya Pojok Kependudukan di YSM Margoagung   |   13:00 . Peringati Hari Anti Korupsi, Kejari Ajak Anak SMP Lomba Pidato   |   12:00 . Pembangunan Lapangan Terbang Dipastikan Kandas   |   11:00 . Sosialisasi Perda HIV, Masyarakat Harus Ikut Mendukung   |   10:00 . Pemuda di Banjarsari Nekat Gantung Diri   |   08:00 . Jumlah Ponpes di Bojonegoro Terus Meningkat   |   07:00 . 8 Pertanyaan yang Dibenci Pria Ketika Kencan   |   23:00 . Tampilan Jean Sebastian Pukau Penonton   |   20:00 . Peduli Sesama, FKPAI Bantu Air Bersih di Kedungadem   |   19:00 . Nita Artsen dan Jean Sebastian Tampil Memukau   |  
Thu, 22 November 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 14 September 2018 13:00

Sahabat Pertamina

Lebih Dekat dengan Program Sahabat Pertamina

Lebih Dekat dengan Program Sahabat Pertamina

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Bersama Kampus Ungu, STIKes ICsada Bojonegoro, operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Lapangan Sukowati, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, meluncurkan Program Penguatan Kesadaran Kesehatan Berbasis Masyarakat (SAHABAT) Pertamina. Banyak muatan pendidikan kesehatan di dalam program yang telah dimulai sejak Agustus 2018 kemarin.

Menjadi bagian dari Program Pendukung Operasi (PPO) Sukowati Field, Program Sahabat Pertamina melakukan kegiatan yang langsung menyentuh elemen utama dalam masyarakat, yakni keluarga.

“Pada satu periode program ditargetkan 240 keluarga yang didampingi,” kata Ketua Yayasan Dharma Cendekia, lembaga yang menaungi STIKes ICsada Bojonegoro, Nurul Jariyatin.

Jumlah 240 keluarga tersebut berada di tiga desa sekitar Lapangan Migas Sukowati, yakni Desa Ngampel dan Sambiroto, Kecamatan Kapas, serta Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro.

“Dari kegiatan pendampingan awal Tim Sahabat Pertamina sudah bisa melihat kondisi langsung kesehatan keluarga, masalah kesehatan yang dialami dan riwayat perawatan yang dilakukan,” tegasnya.

Data itu sangat penting untuk menyajikan potret kesehatan masyarakat yang sesungguhnya, sehingga bisa membantu  pemerintah dalam mensukseskan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS PK) yang digagas Pemerintah Pusat.

Rata-rata keluarga sangat senang dengan kegiatan pendampingan ini, karena bisa lebih memahami masalah kesehatan. Terlebih dengan kehadiran tim paramedis Sahabat Pertamina yang bisa hadir langsung ditengah keluarga. Sebab, ada kunjungan berkala tim ke keluarga sasaran.

“Sejak awal program, kami telah berkomunikasi dengan Pemerintah Desa, Muspika sampai Pj. Bupati Bojonegoro. Selain itu juga dengan tenkes di tingkat desa hingga Puskesmas setempat,” tambah Bu NJ, sapaan karib Nurul Jariyatin.

Selain kegiatan di Keluarga Binaan (KaBi), digelar juga Pemeriksaan dan Pengobatan untuk Warga (PPW), seperti kemarin di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas. “Semuanya yang hadir memberikan dukungan istimewa,” pungkasnya.

Terpisah, L & R Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Angga Aria menerangkan, Program Sahabat Pertamina bersama Kampus Ungu sebagai wujud komitmen perusahaan untuk warga sekitar. Terutama di bidang kesehatan. “Kita ingin dekat dengan warga, salah satu caranya dengan membuat program yang benar-benar memasyarakat,” lanjutnya.

Sahabat Pertamina di Hati Warga

Apresiasi atas dilaksanakannya Program Sahabat Pertamina langsung diucap oleh Kepala Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Pudjianto. Menururnya, program yang di dalamnya ada Pemeriksaan dan Pengobatan untuk Warga (PPW) sangat bagus dan terukur.

“Semoga program kesehatan seperti ini bisa terus berlangsung ke depannya,” jelas Kades Ngampel.

Senada, Pj. Bupati Bojonegoro, Supriyanto memberikan dukungan penuh atas keberadaan program yang digagas Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field dan Kampus Ungu STIKes ICsada Bojonegoro. Sebab, pelayanan kesehatan harus ditingkatkan untuk warga.

“Sesuai dengan pemaparan pihak Kampus Ungu, kegiatan pendampingan keluarga untuk mendorong tumbuhnya kemandirian keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan dasar. Pemkab Bojonegoro sangat mendukung,” pungkasnya. [ito/mu]

Tag : sahabat pertamina, program sahabat pertamina, field sukowati

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 14:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Saturday, 10 November 2018 20:00

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership Hari Sabtu adalah hari libur bagi anak-anak MINU Karakter Bojonegoro. Tetapi tidak untuk Sabtu (10/11/2018) ini. Mengetahui akan pentingnya menjadi pemimpin yang baik sejak dini, diadakanlah Outbond di Maibit, Kecamatan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more