17:00 . Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon   |   16:00 . Suporter Desak Manajemen Berikan Kejelasan Tentang Persibo   |   15:00 . Tingkatkan PAD, Sejumlah Fasilitas di Dander Park Ditambah   |   14:00 . 1.300 CJH Bojonegoro, Dijadwalkan Berangkat 2019 ini   |   13:00 . Dirasa Baru, Cabor Ini Pasrah Target Satu Medali   |   12:00 . Viral....! Bus Terbakar di Terminal   |   11:00 . Bus Terbakar Berhasil Dipadamkan   |   10:00 . Bus AGRA Jurusan Jakarta Terbakar di Terminal Bojonegoro   |   09:00 . Dari Kelinci, Peternak Asal Kapas Ini Raup Puluhan Juta   |   08:00 . Saat UNBK, Sekolah Harus Siap Genset   |   07:00 . 5 Aturan Pamer Kemesraan di Media Sosial   |   06:00 . Simpul Maiyah Lintas Wilayah Ramaikan Milad Ke-3 Serdadu Cinta Bojonegoro   |   22:00 . Penyerahan Cindera Mata, Buka Milad Serdadu Cinta Bojonegoro   |   21:00 . Sandiaga Uno Janjikan Permudah Lowongan Pekerjaan   |   20:00 . Belum Jelas Tata Caranya, Banyak Guru yang Kebingungan   |  
Sat, 16 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 06 December 2018 11:00

Warga Jumo Keluhkan Jalan Paving Yang Rusak

Warga Jumo Keluhkan Jalan Paving Yang Rusak


Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Jalanan paving yang rusak di Dukuh Jumo, Desa Samberan, Kecamatan Kanor semakin hari membuat resah para warga, pasalnya banyak kondisi kondisi paving yang tak beraturan, membahayakan para pengguna jalan yang melintas.

Salah satu warga, Kaswoto mengungkapkan jalan tersebut merupakan salah satu jalan alternatif yang banyak dilalui oleh anak sekolah maupun para pekerja, tak tak jarang pula banyak jatuh korban akibat paving yang tidak beraturan. Ia juga berharap agar pihak yang bersangkutan agar segera menanggulangi hal tersebut.

"Kerap terjadi kecelakaan, kebanyakan dari anak sekolah yang biasanya terburu-buru dalam berkendara dan tidak memperhatikan jalan yang rusak," ungkapnya, Kamis (6/12/2018).

Ia menambahkan, salah satu faktor penyebab kerusakan jalan tersebut adalah banyaknya truk bermuatan lebih yang kerap melintas, sehingga membuat paving tidak kuat menahan dan menjadi rusak tidak beraturan.

"Warga tidak berani melarang, sebab memang dari dulu sebelum dipaving pun jalanan tersebut kerap di lintasi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat yang bermuatan lebih," imbuhnya.

Sisi lain, Syaifudin salah satu pengguna jalan asal Kecamatan Kanor mengungkapkan, setiap hari ia selalu melintasi jalanan tersebut ketika hendak pergi dan pulang sekolah. Ia harus pintar dalam memilih jalan dan memperlambat laju kendaraan roda duanya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Terlebih kalau musim hujan begini, banyak dari sisi paving yang berlubang tergenang air hujan, jadi harus pandai-pandai memilih jalan yang dapat dilintasi," paparnya kepada blokBojonegoro.com . [lin/ito]

Tag : jalan, pabing, samberan, aknor

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more