16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |   19:45 . Wagub Jatim Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:30 . Tambahan 1 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:15 . Via Vidcon, Wagub Emil Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 16 January 2019 12:00

Launching KPP

Bupati Anna: KPP Bisa Memudahkan Akses Para Pedagang

Bupati Anna: KPP Bisa Memudahkan Akses Para Pedagang

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kartu Pedagang Produktif (KPP),  sesuai dengan Visi Misi serta janji politik Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah saat kampanye Pilkada lalu.

"Ini adalah kesekian realisasi janji politik kami kepada masyarakat Bojonegoro," katanya kepada blokBojonegoro.com, Rabu (16/1/2019).

[Baca juga: Ratusan Pedagang Hadiri Launching Kartu Pedagang Produktif ]

Selain itu, lanjut dia, sudah dituangkan dalam Draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai kontrak politik selama masa demokrasi di Kota Ledre.

KPP tersebut menggunakan pihak ke tiga yakni Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Bojonegoro penyalur keuangannya. Sebab Pemkab Bojonegoro tidak memiliki instrumen penyaluran.

"Para pedagang nantinya bisa komunikasi dengan pihak BPR," ujarnya menjelaskan.

Bupati Anna menjelaskan, bahwa apa yang dirasakan para pedagang sebenarnya adalah membutuhkan modal dagang. Ia miris melihat ada pedagang yang terlibat piutang dengan rentenir.

Apalagi, kata dia, bunganya sangat tinggi. Sehingga, Launching dan Sosialisasi KPP ini bentuk Pemkab hadir untuk masyarakat Bojonegoro. Memudahkan akses permodalan pedagang.

"Dengan bunga ringan 0,5 persen perbulan," jelasnya.

Pemkab Bojonegoro hadir memberikan solusi dengan harapan pedagang tidak terlibat bunga tinggi di rentenir atau bank lain. Bunga tunggi tentu sangat memberatkan para pedagang.

"Sehingga dengan adanya KPP ini bisa memudahkan para pedagang," tutupnya. [yud/ito]

Tag : KPP, bupati, kartu, pedagang, produktif


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat