09:00 . Di Desa Karangdayu, Ada Sentra Pengasapan Ikan   |   08:00 . Petani Kalitidu Menyemai Refugia   |   07:00 . Ketahui Tanda Si Dia Memang Jodoh Ariska Puspita Anggraini   |   19:00 . Tahap I, Berkas Perkara Masih Dipelajari JPU   |   18:00 . Pemkab Siapkan Big Planning Peningkatan Penerimaan PAD   |   17:00 . Jamin Akses Pemasaran Produk UMKM di Bojonegoro   |   16:00 . Serapan Jagung Bulog Juga untuk Peternak   |   15:00 . Cempro Jawa Timur Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin   |   14:00 . Kemenag: Biaya ONH Tahun Ini Tak Naik   |   13:00 . Refugia, Si Cantik Pengendali OPT   |   12:00 . 22 Grup Ikuti SMA Muda Drumband Carnival   |   11:00 . Singgung Generasi Melenial, Siapkan Generasi Produktif   |   10:00 . Dinkes Sosialisasikan Pemberantasan Sarang Nyamuk 2 Minggu Sekali   |   09:00 . Sempat Grogi, Septian Telpon Orang Tua Sebelum Tanding   |   08:00 . Siswa SMAN 1 Sugihwaras ini Juara 2 Pencak Silat Asia Eropa   |  
Mon, 18 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 08 February 2019 10:00

Diduga Depresi Pria Ini Nekat Gantung Diri

Diduga Depresi Pria Ini Nekat Gantung Diri

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Entah apa yang ada dipikiran warga Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, berinisial SA (35) ini. Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Jumat (8/2/2019).

Sebelumnya, sekitar pukul 22:30 Wib, korban keluar rumah malam-malam saat hujan masih belum reda. Namun, hingga larut malam korban tak kunjung pulang. Pun keluarga mencari keberadaan korban.

Alhasil, keberadaan korban tidak ditemukan. Keesokan harinya pencarian dilanjutkan sekitar pukul 05:30 Wib. Namun saat ditemukan, korban dalam keadaan gantung diri di pekarangan samping rumah.

Pertama kali yang mengetahui adalah Saimah (40) yang masih kerabat korban. Saat itu, Saminah benar-bebar kaget setelah membuka pintu mengetahui korban sudah dalam keadaan gantung diri.

Sontak Saminah menjerit minta tolong. Tidak lama kemudian keluarga dan tetangga korban melihat apa sesungguhnya yang terjadi. Melihat korban gantung diri, pihak keluarga langsung melapor ke desa dan diteruskan ke Polsek setempat.

Kapolsek Sukosewu, AKP Pujiono membenarkan kejadian tersebut, setelah mendapat laporan dari desa setempat. Pihaknya pun segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama pihak Desa, Koramil, dan Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dari keterangan keluarga, korban mengalami depresi karena menderita penyakit yang tak kunjung sembuh.

"Korban murni meninggal karena gantung diri," kata Kapolsek kepada blokBojonegoro.com.

Menurut keluarga korban, SA mempunyai riwayat penyakit paru-paru.

Setelah melakukan indentifikasi, korban pun langsung diserahkan ke pihak keluarga, sebab pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya korban dimakamkan. [yud/mu]

Tag : gantung diri, korban gantung

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more