19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 08 February 2019 10:00

Diduga Depresi Pria Ini Nekat Gantung Diri

Diduga Depresi Pria Ini Nekat Gantung Diri

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Entah apa yang ada dipikiran warga Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, berinisial SA (35) ini. Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Jumat (8/2/2019).

Sebelumnya, sekitar pukul 22:30 Wib, korban keluar rumah malam-malam saat hujan masih belum reda. Namun, hingga larut malam korban tak kunjung pulang. Pun keluarga mencari keberadaan korban.

Alhasil, keberadaan korban tidak ditemukan. Keesokan harinya pencarian dilanjutkan sekitar pukul 05:30 Wib. Namun saat ditemukan, korban dalam keadaan gantung diri di pekarangan samping rumah.

Pertama kali yang mengetahui adalah Saimah (40) yang masih kerabat korban. Saat itu, Saminah benar-bebar kaget setelah membuka pintu mengetahui korban sudah dalam keadaan gantung diri.

Sontak Saminah menjerit minta tolong. Tidak lama kemudian keluarga dan tetangga korban melihat apa sesungguhnya yang terjadi. Melihat korban gantung diri, pihak keluarga langsung melapor ke desa dan diteruskan ke Polsek setempat.

Kapolsek Sukosewu, AKP Pujiono membenarkan kejadian tersebut, setelah mendapat laporan dari desa setempat. Pihaknya pun segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama pihak Desa, Koramil, dan Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dari keterangan keluarga, korban mengalami depresi karena menderita penyakit yang tak kunjung sembuh.

"Korban murni meninggal karena gantung diri," kata Kapolsek kepada blokBojonegoro.com.

Menurut keluarga korban, SA mempunyai riwayat penyakit paru-paru.

Setelah melakukan indentifikasi, korban pun langsung diserahkan ke pihak keluarga, sebab pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya korban dimakamkan. [yud/mu]

Tag : gantung diri, korban gantung


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat