10:00 . Berdesak-Desakan, Pemilih di Desa Campurejo Pingsan   |   09:00 . Gerakan Pengendalian Penggerek Batang Disperta Lanjut di Balen   |   08:00 . Pilkades Serentak Bukan Hari Libur Daerah   |   07:00 . Riset: Anak Kedua Laki-laki Cenderung Lebih Nakal   |   21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 29 March 2019 23:00

Pementasan Drama Kolosal "Ngilon"

Syahdu, Penonton Baper Saat Drama

Syahdu, Penonton Baper Saat Drama Salah satu adegan di pementasan Drama Kolosal "Ngilon" yang ditampilkan mahasiswa Kampus Ungu.

Kontributor: Maulina Alfiana

blokBojonegoro.com - Kacang... Kacang.... Suara itu melengking membuyarkan konsentrasi ratusan penonton yang memadati Gedung Serbaguna di Jalan KH Mansyur Kota Bojonegoro, Jumat (29/3/2019) malam.

Itulah salah satu adegan pembuka yang ditampilkan mahasiswa Kampus Ungu, STIKes ICsada Bojonegoro. Drama kolosal dengan lakon “Ngilon” itu mengalir dengan sajian serba langsung atau live.

Puluhan pemain musik gamelan dari mahasiswa Kampus Ungu benar-benar tanpa cela mengiringi setiap tahap. Mulai dari tari, pantomim dan cerita dalam drama.

Drama yang bercerita tentang percintaan, pendidikan, cita-cita dan kompleksitas kehidupan itu benar-benar menghibur dan membuat banyak penonton terbawa irama. Dalam bahasa anak mudanya Baper (bawa perasaan).

"Cinta yang agung tidak pernah jatuh pada hati yang salah". Salah satu kutipan syahdu yang merasuk kalbu di penggalan cerita Ngilon membuat bulu merinding.

"Drama terkombinasi dengan tari, pantomim dan juga live musik tradisional itu benar-benar membawa penonton di kehidupan nyata," kata salah satu penonton, Kustaji, warga Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, lagi-lagi Kampus Ungu sukses menampilkan drama kolosal yang spektakuler. Sebab, di tengah sibuknya kuliah di Perguruan Tinggi Kesehatan, tapi mahasiswa tetap bisa berlatih keras. "Tiap tahun saya menikmati sajian dari Kampus Ungu," jelasnya.

Apresiasi juga diberikan perwakilan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Beta Wicaksono. Sejak awal, Beta merasa terhibur dengan cerita drama yang luar biasa. "Sukses terus untuk Kampus Ungu," pungkasnya. [lin/lis]

Tag : sastra, drama, pendidikan, teater, kampus ungu, stikes icsada

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat