22:00 . Besok Pilkades Digelar, Tak Ada Lonjakan Penumpang Turun di Terminal   |   21:00 . Tak Ada Ujian Susulan, 369 Peserta SKD Dinyatakan Gugur   |   20:00 . BKPP Bojonegoro Umumkan Hasil SKD CPNS Akhir Februari   |   19:00 . 213 ASN Eselon III Bakal Ikuti Asessment di Jakarta   |   18:00 . Mahasiswa STIE Cendekia Kunjungi Lapangan Banyu Urip   |   17:00 . Duh...! Politik Uang Masih Jadi Tren Cakades?   |   16:00 . Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen   |   15:00 . Cerita Mahasiswa Asal Bojonegoro Saat Virus Corona Mewabah   |   14:00 . 500 Sak Disiapkan untuk Perbaiki Tanggul Kali di Kanor yang Jebol   |   13:00 . Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades   |   12:00 . Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Pemkab Bojonegoro Siap Dukung   |   11:00 . Bupati Sambut 1.039 Personel BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Siap Dukung Sensus Penduduk 2020   |   09:30 . Hujan, Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau   |   09:00 . Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah   |  
Wed, 19 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 17 August 2019 08:00

Dua Desa Dipastikan Gagal Gelar Seleksi Perangkat

Dua Desa Dipastikan Gagal Gelar Seleksi Perangkat *Foto ilustrasi ujian.

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pelaksanaan ujian seleksi perangkat desa untuk dua desa di Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, dipastikan gagal dilakukan.

Gagalnya seleksi tersebut, disebabkan masing-masing desa tidak mencantumkan pada rancangan APBDes sebelumnya.

Kasi Bina Administrasi dan Aparatur Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Andri Firnandi mengungkapkan, dua desa di Kecamatan Balen yang gagal melakukan seleksi perangkat desa adalah Mulyorejo dan Margomulyo. Untuk Desa Mulyorejo, mengajukan tiga kursi perangkat desa yang kosong, yaitu Sekretaris Desa, Kaur Keuangan dan Kasie perencanaan.

"Kalau Desa Margomulyo hanya Sekretaris Desa," ujarnya.

Terpisah, Camat Balen, Husnan menjelaskan, selain tidak masuk APBDes, dibatalkannya seleksi tersebut lantaran ditakutkan bakal berdampak pada keharmonisan masyarakat. Sebab, menurut informasi dari masyarakat, ada indikasi bakal ada calon titipan, lantaran pada pemilihan kepala desa sebelumnya kades incumben kalah saat pemilihan.

"Selain itu, waktunya juga mendesak dan pada awal September kades baru juga sudah dilantik," tegas mantan camat Gondang ini.

Terkait kejelasan seleksi sendiri, lanjut Husnan, bakal dilanjutkan oleh kepala desa baru. Sebab, selain mempunyai waktu yang lumayan panjang, seleksi perangkat tersebut juga bisa dimasukkan dalam P-APBDes.

"Masing-masih pihak antara Pemerintah Desa (Pemdes) dengan masyarakat juga sudah berdamai, dan sepakat bahwa seleksi ujian perangkat desa akan dilaksanakan oleh Kades baru," ucapnya kepada blokBojonegoro.com. [din/mu]

Tag : perangkat desa, ujian perangkat


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat