08:00 . Persibo Bojonegoro Tunggu Kabar Baik dari Asprov PSSI   |   07:00 . Haruskah Berolahraga Saat Sedang Menstruasi?   |   23:30 . 28 Warga Dapat Penghargaan, 3 Kecamatan Ini Pemenang Gunungan Terbaik   |   23:00 . Kembang Api Malam Puncak Hari Jadi Bojonegoro   |   22:00 . Merinding, Suporter Bernyanyi Pasca Tandang Persibo Vs PSG   |   21:30 . Meriah,Malam Grebek Berkah di Alun-alun Bojonegoro   |   21:00 . Tumpah Ruah di Grebek Berkah   |   20:30 . Parkir Dadakan di Jalan Kota   |   20:00 . Penuh Sesak di Alun-alun   |   19:00 . Car Free Night (CFN) di Seputar Alun-alun   |   18:00 . Tahan Imbang PSG 1-1, Persibo Kokoh di Puncak Klasemen   |   17:30 . Ritual Tari Waranggono   |   17:00 . 45 Pelari Arak Api Abadi Menuju Pendopo Bojonegoro   |   16:30 . Prosesi Pengambilan Api Abadi   |   16:00 . Begini Prosesi Pengambilan Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro   |  
Sun, 20 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 15 September 2019 18:00

Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia

Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Warga Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon dikejutkan dengan ditemukannya mayat laki-laki atas nama Sugik'ono (49) warga Desa Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem yang tergeletak dipetak hutan 69 A RPH Mundu BKPH Ngampel KPH Padangan, Minggu (14/9/2019). Mayat tersebut salah satu staf Perhutani KPH Bojonegoro, yang ditemukan meninggal diduga akibat kelelahan.

Kapolsek Ngambon, Supriyono membenarkan adanya informasi masyarakat yang menemukan adanya mayat laki-laki yang ditemukan oleh salah satu warga setempat yang hendak mencari kayu bakar di petak hutan desa setempat.

Supriyono membeberkan awal kronologi penemuan mayat bermula, saat salah satu warga Sadak keluar dari rumah berniat untuk mencari kayu bakar dan pada saat berada di jalan poros desa tepatnya di Petak Hutan 69 - A RPH Mundu BKPH Ngampel KPH Padangan turut Dusun Mundu Desa Nglampin itu melihat adanya sepeda motor Merk Honda Vario yang berada didalam hutan.

Lanjut Supriyono, ketika didatangi oleh saksi sekiranya jarak 5 meter dari motor ternyata ada seseorang yang sudah dalam posisi tengkurap di tanah dan saksi melihat lebih dekat lagi untuk mengetahui secara pasti, namun stelah didekati diketahui bahwa orang tersebut sudah meninggal.

"Mengetahui hal itu, kemudian saksi melaporkan ke Kepala Desa kemudian laporan itu langsung diteruskan ke Polsek Ngambon," terang Supriyono.

Masih kata Supriyono, usai mendapat laporan pihaknya langsung ke TKP untuk memeriksa kondisi mayat tersebut, saat dilakukan pemeriksaan tidak ada tanda kekerasan yang terjadi, hanya saja berdasarkan keluarga korban, korban meninggalkan rumah sejak Sabtu (13/9/2019) kemarin untuk mencari bibit Grilisidi di hutan untuk dibuat bahan persemaian.

Di sisi lain, Eka Widiyanto selaku Kepala BKPH Nglambangan yang merupakan atasan tempat korban bekerja, membenarkan korban yang meninggal tersebut bawahannya. Korban memang mencari bibit Grilisidi di hutan sejak Sabtu (13/9/2019) kemarin.

"Namun sampai malam hari korban tidak pulang. Dan telah ditemukan meninggal dunia. Diduga korban meninggal akibat Kelelahan," tambahnya.

Usai dilakukan pemeriksaan mayat korban langsung, mayat tersebut langsung diserahkan kekeluarga untuk dilakukan pemakaman oleh keluarganya.[saf/ito]

Tag : perhutani, bojonegoro, bkph, nglambangan, ngasem, padangan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat