14:00 . Triwulan Empat, 851 Klaim Asuransi Diterima Jasa Raharja   |   12:00 . Peran Guru Tangkal Radikalisme   |   11:00 . Pelatih Persibo Berharap Suporter Tetap Berangkat Ke Gresik   |   08:00 . Panggil Diknas, DPRD Akan Kawal Sampai Pusat   |   07:00 . Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber   |   21:00 . Cak Nun Jawab Gamblang Semua Pertanyaan   |   20:00 . Ratusan Sapi Produktif Dipamerkan, Yuk Lihat   |   19:00 . Sinau Bareng Cak Nun   |   18:00 . Ingin Turut Kembangkan Ekonomi Syariah   |   17:00 . Datangi DPRD, PPPK Diknas Bojonegoro Minta Kejelasan   |   16:00 . Bupati Ajak Tingkatkan Protein Hewani dengan Minum Susu   |   15:00 . Menjadi Guru PAI, Bagi Irma Lutfiana adalah Tanggungan Moral Anak   |   14:00 . Inilah Juara Lomba Sapi Betina Produktif dan Gelar Panen Pedet 2019   |   13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |  
Thu, 17 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 15 September 2019 15:00

Musda ke-12 Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro

Mekanisme Berbeda, Pemilihan Ketua Lewat Formatur

Mekanisme Berbeda, Pemilihan Ketua Lewat Formatur

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Dinamika organisasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Bojonegoro, dalam berorganisasi semakin dinamis. Termasuk mekanisme pemilihan ketua juga berbeda pada tahun sebelumnya, karena periode sekarang ini melalui pemilihan formatur.

Musyawarah Daerah (Musyda) ke-12 PDPM Kabupaten Bojonegoro, Minggu (15/9/2019) di Hotel & Resto MCM Bojonegoro, mengusung tema 'Mencerahkan Umat Islam, Memajukan Umat dan Bangsa'. Ada beberapa perwakilan yang mengikuti musyawarah tertinggi tersebut.

"Perbedaan dalam Musyda ini dengan Musyda sebelumnya adalah sistem pemilihanya adalah dengan menggunakan sistem pemilihan formatur bukan pemilihan ketua," kata ketua panitia Musyda ke-12 PDPM Kabupaten Bojonegoro, Budi Santoso.

Dijelaskan Budi, setidaknya untuk Musyda kali ini sebanyak 311 peserta, namun ada 53 orang yang menjadi calon formatur. Setelah itu dengan sistem pemilihan formatur ini nanti, peserta akan memilih 11 nama formatur. "Sebanyak 11 nama yang terpilih itulah yang akan menentukan siapa yg akan menjadi ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro," jelasnya.

Kader Muhammadiyah asal Kecamatan Sukosewu itu juga menuturkan, dalam Musyda yang menentukan ketua PDMP periode 2018-2022, menariknya lagi adalah saat pemilihan formatur nanti menggunakan E-Votting dengan menggunakan aplikasi yang di instal di Playstore HP android masing masing peserta.

"Ketika sudah waktunya pemilihan maka peserta akan menerima barcode untuk bisa melakukan pemilihan selama jangka waktu yang diberikan oleh pemegang server. Barcode hanya bisa di pakai satu kali pemilihan," pungkasnya. [zid/lis]

Tag : pdm, muhammadiyah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat