18:00 . Ibu-ibu PKK di Kedungprimpen Belajar Pemasaran Daring   |   17:00 . FKMB UINSA Kembangkan Potensi Desa Melalui Bakmas   |   16:00 . Nyentrik, Polisi Ramah Dikenal Kumisnya   |   15:00 . Boromania Beri Waktu Manajemen Persibo Beri Kepastian   |   14:00 . Pendekar Velg Super Jago   |   13:00 . Sama-sama Naik, ini Harga Jual dan Buyback   |   12:00 . Meski Selesai Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Balik   |   11:00 . PWI Bojonegoro Gelar Lomba Menulis Potensi Desa   |   10:00 . Nurul Hayat Bojonegoro Resmikan 3 Rumah Baru untuk Korban Puting Beliung   |   09:00 . ABC Kampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Desa Setren   |   08:00 . Ular Besar Diamankan di Lingkungan Warga Kota Bojonegoro   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   21:00 . Antisipasi Banjir, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Anggota Satlinmas Desa   |   20:00 . Dalam Satu Hari, Damkar Bojonegoro Tangkap 4 Ular di Lokasi Berbeda   |   19:00 . Harga Cabai Rawit Melonjak Hingga Rp85 Ribu Per Kilogram   |  
Fri, 24 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 13 December 2019 17:00

Kemenag Hanya Jalankan Aturan, Diska Wewenag PA

Kemenag Hanya Jalankan Aturan, Diska Wewenag PA

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Adanya perubahan UU Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan yang membolehkan PA memberikan izin kepada anak usia 16 tahun menikah.

Kini aturan itu berubah dengan memperketat permintaan Dispensasi Kawin (Diska) bagi para calon pengatin yang usianya masih dibawah 19 tahun.

Hal itu mengacu surat yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung (MA) No.5 tahun 2019, tentang pedoman mengadili permohonan Dispensasi Kawin.

Menanggapi hal itu, Kemenag Bojonegoro angkat bicara terkait perubahan UU pernikahan itu.

Plt. Kasi Binmas, Kemenag Bojonegoro, M. Muhlisin Mufa mengatakan, adanya perubahan dispensasi kawin itu memang sangat bagus, tidak hanya itu, aturan baru ini pasti bertujuan untuk menekan angka pernikahan dini.

"Kemenag atau KUA hanya menjalankan aturan saja,  untuk Diska wewenang Pengadilan Agama (PA)," ungkap pria yang juga menjabat Kasubag TU Kemenag Bojonegoro ini.

Perubahan UU tentang Diska memang sudah disosialisasikan ke Kepala KUA, sehingga kalaupun ada catin di bawah usia itu, petugas KUA langsung memberikan arahan.

Diharapkan dengan adanya aturan ini angka pernikahan dini di Bojonegoro bisa terus ditekan.

Seperti diketahui, Diska hingga bulan November 2019 ada 180 perkara. [saf/mu]

Tag : pa, kemenag, diska, pernikahan dini


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat