17:00 . Peringati Nisfu Sya'ban, Generasi Muda PPP Berbagi Sembako   |   16:00 . BPS Perpanjang Sensus Online Hingga 29 Mei 2020   |   14:00 . Bentuk Kepedulian Kapolres Kunjungi Posko di Perbatasan   |   13:00 . Kapolres Kunjungi Posko Covid-19 di Perbatasan   |   12:00 . Pasar Hewan Ditutup, Pedagang Kambing Pilih Jual Online   |   11:00 . CPP Gundih Terbakar, Pertamina EP Tangani Cepat   |   10:00 . Bersama PMI, Stikes Rajekwesi Amalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi   |   09:00 . LIVE: Musrenbang Kabupaten Bojonegoro Tahun 2021   |   08:00 . Update Perkembangan Covid-19 Daerah Sekitar Bojonegoro Per 8 April   |   07:00 . Haruskah Kita Berteman dengan Mantan? Begini Kata Ahli   |   06:00 . Santri Amanatul Ummah Pulang Kampung   |   22:00 . Sempat Ditemukan PDP, Puskesmas Balen Jadi Atensi DPRD   |   21:00 . Bantu Stok Darah di UDD PMI, Polres Gelar Donor Darah   |   20:00 . Jumlah Penumpang Turun Drastis, Bus Bojonegoro - Nganjuk Tak Beroperasi   |   19:00 . Kompak, Warga PSHT Semprot Desinfektan   |  
Thu, 09 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 09 February 2020 12:00

Pengendalian Hama Tikus Ala Pemdes Bakung Kanor.

Pengendalian Hama Tikus Ala Pemdes Bakung Kanor.

Pengirim : Iskak Riyanto*

blokBojonegoro.com - Masing-masing petani di suatu desa punya cara untuk mengendalikan hama tikus di sawah. Ada yang dengan gropyokan sekaligus pemasangan umpan beracun, pendirian rumah burung hantu, pemasangan pagar plastik, dan lain-lain.

Pemerintah Desa (Pemdes) Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro mempunyai cara lain dengan yang lain untuk mengurangi populasi hama pengerat itu, yakni dengan sayembara menangkap tikus berhadiah Rp2.000 per ekor.

Cahyo Sutikno, Kasi Pelayanan Desa Bakung mengatakan, sayembara ini hanya berlaku untuk warga desa Bakung dan untuk populasi tikus yang berada di wilayah desa Bakung, targetnya 3000 ekor.

"Kegiatan sayembara ini dimulai pada hari Sabtu, 8-14 Februari 2020, atau sampai target terpenuhi. Jika sudah terpenuhi maka kegiatan ini dinyatakan selesai, "sambung Sutikno, Sabtu (8/2/2020).

Sutikno melanjutkan tentang mekanisme sayembara ini yakni dengan cara gropyokan (kebruk galeng), tidak diperbolehkan menggunakan setrum diesel atau listrik PLN.

"Dilakukan secara swadaya masyarakat, bisa individu atau kelompok. Tikus yang mampu didapat dikumpulkan di masing-masing area untuk didata oleh tim pelaksana penanggulangan hama Pemdes Bakung," kata Tikno lagi, panggilanya.

"Dalam kegiatan ini wilayah pertanian Desa Bakung dalam 5 area, yakni Bakung Kulon, Bakung Lor, Bakung Etan, Mejasem Kidul, dan Mejasem Lor. Setiap area diharapkan ada satu kordinator guna untuk memudahkan kordinasi dengan kordinator desa," kata Tikno menjelaskan pembagian area gropyokan ini.

"Jika kegiatan tahun ini efektif maka akan ditingkatkan pelaksanaanya pada tahun-tahun mendatang," ujar Tikno berharap.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Disperta Bojonegoro, H Zaenal Fanani mengapresiasi positif kegiatan Pemdes Bakung tersebut.

"Konsep yang sama seperti yang dilakukan Pemdes Bakung Ini sebenarnya sudah kita pikirkan sejak lama. InsyaAllah akan kita adakan juga di Bojonegoro, karena hasil analisa data yang kita punya, setelah kita lakukan pengendalian dengan berbagai metode, populasi dan serangan hama tikus tidak signifiksn berkurang," kata Zaenal, Minggu (9/2/2020).

"Maka kita berpikiran akan mencoba cara baru dengan pengendalian melalui intensif Rp1.000-2.000 per ekor bagi petani yang dapat menangkapnya. Konsep penganggaran masih kita pelajari," ujar Zaenal lagi. [lis]

*PPL Disperta Bojonegoro.

Tag : Ppl, hama, tikus


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat