20:00 . Peringati HPSN, SMPN 6 Gelar Gerebek Sampah   |   19:00 . Gunakan Kunci T, Komplotan Curanmor Beraksi saat Hiburan Elekton   |   18:00 . Harga Jual Dan Buyback Logam Mulia Merangkak   |   17:00 . Kembangkan Skill, SMK Pemuda Taruna Bojonegoro Luncurkan SMK MINI   |   16:00 . Musim Tanam, Petani Dominasi Agunan Ajuan Gadai   |   15:00 . Rp38 M untuk Peningkatan Fasilitas Sekolah   |   14:00 . Pengangkatan PPPK Belum Jelas   |   13:00 . Judi saat Pilkades, Dua Orang Diamankan   |   12:00 . Jogging Track Tingkatkan Kesehatan Sekaligus Kenyamanan Warga   |   11:00 . Transfer dari Pusat Telat, Bantuan Pangan Non Tunai Terlambat   |   10:00 . Jumat Pahing Penjual Bunga Boreh Pasang Lapak   |   09:00 . Fokus Keselamatan Kerja, Pertamina EP Gelar Puncak Peringatan Bulan K3   |   08:00 . DLH Beserta Perangkat Desa Gelar Jumat Bersih   |   07:00 . Anak Pendiam, Apakah Mungkin karena Faktor Keturunan?   |   12:00 . Berapa Passing Grade SKD CPNS 2019 yang Bisa Masuk Tahap SKB?   |  
Sat, 22 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 10 February 2020 15:00

BPKAD Ajukan Pembuatan Ratusan Sertifikat untuk Tanah Asset ke BPN

BPKAD Ajukan Pembuatan Ratusan Sertifikat untuk Tanah Asset ke BPN

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Bidang tanah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang belum sah memiliki bersertifikat masih ada ratusan bidang. Masih adanya ratusan bidang tanah yang belum bersertifikat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, telah melakukan pengajuan pembuatan sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro.

Kabid Pengelolaan Aset Daerah, BPKAD Bojonegoro, Bustanul Arifin, menuturkan saat ini pihaknya terus mengajukan pembuatan ratusan sertifikat ke BPN Bojonegoro untuk bidang tanah asset milik Pemkab Bojonegoro.

"2019 lalu, BPN Bojonegoro telah merampungkan tanah milik pemkab yang bersertifikat sebanyak 160 bidang tanah," papar Bustanul kepada blokBojonegoro.com.

Lanjut Bustanul saat ini diperkirakan tanah milik Pemkab yang telah bersertifikat sudah ada sekitar 560 bidang tanah, sedangkan untuk pengajuan usulan pembuatan sertifikat 2020 ini ada sebanyak 150 bidang. Pengajuan usulan pembuatan sertifikat itu setiap tahunnya diusulkan ke BPN Bojonegoro.

Adapun untuk mensertifikasi asset tanah tersebut, BPKAD Bojonegoro harus menyiapkan anggaran ratusan juta setiap dimana anggaran itu digunakan untuk biaya keperluan administrasi seperti membeli materai, fotocopy dan biaya lainnya.[saf/ito]

Tag : bpkad, bojonegoro, bpn


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat