17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Membagikan Alat Penagkal Covid-19   |   16:00 . Jumlah ODP Bojonegoro Masih Ada 53 Orang   |   15:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Serahkan Alat Protokol Kesehatan   |   14:00 . 4 Kades di Sugihwaras Dilantik Melalui Vidcon, Satu Kades Langsung Oleh Bupati   |   13:00 . Lantik 109 Kepala Desa, Bupati Berpesan Warga Bojonegoro Tunda Mudik   |   12:00 . Live Streaming: Pelantikan Kepala Desa Tahap II   |   11:00 . Pekerja Migas di Bojonegoro Jalani Rapid Tes   |   10:00 . Tangkal Covid-19, Personil Polres Dapat Extra Fooding   |   09:00 . Hulu Turun, Air Bengawan di Bojonegoro Masih Naik   |   08:00 . Update Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 5 April   |   07:00 . 5 Alasan Kenapa Perhatian Laki-laki Berkurang Setelah Jadian   |   20:00 . Kalianyar Tidak Termasuk Pemberhentian, Bus Langsung ke Terminal   |   19:00 . Pemkab Siapkan 14 Titik Pemberhentian Bus   |   18:00 . BPBD Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Pedagang Kantin Sekolah   |   17:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, PAC Pagar Nusa Balen Semprot Disinfektan Massal   |  
Mon, 06 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 11 March 2020 18:00

Nasib Persibo

Manajemen Angkat Tangan, Langkah Persibo Belum Jelas

Manajemen Angkat Tangan, Langkah Persibo Belum Jelas

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Manajemen Persibo Bojonegoro secara resmi telah menyerahkan Persibo kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Hal itu, setelah beredarnya surat yang ditandangani oleh seluruh petinggi Askab PSSI Kabupaten Bojonegoro di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Askab PSSI Bojonegoro, Abdul Mustajib membenarkan tentang penyerahan itu. Akan tetapi ia menegaskan, bahwa penyerahan Persibo bukan kepada Askab PSSI Kabupaten Bojonegoro, tetapi kepada Pemkab Bojonegoro.

"Penyerahan Persibo bukan ke Askab, tetapi Cq nya ke Askab," ungkap Abdul Mustajib, Rabu (11/3/2020).

Menanggapi surat yang diberikan oleh manajemen Persibo dengan nomor 01/Persibo-Bjn/ll/2020 tertanggal 19 Februari 2020 yang ditujukan kepada Ibu Bupati Bojonegoro Cq tentang peralihan, Askab PSSI Bojonegoro masih menunggu arahan dari Bupati.

Sedangkan untuk pendaftaran Persibo sendiri pada kompetisi liga 3 regional Jawa Timur musim kompetisi 2020, pria yang akrab disapa Kaji Tajib tersebut mengatakan, Pemkab Bojonegoro lah yang mendaftarkanya. Akan tetapi saat disinggung terkait siapa yang nantinya memegang Persibo, dirinya belum bisa menjelaskanya.

"Nanti kesepakatannya tinggal bagaimana apakah PT nya akan dibubarkan, ataukah PT nya diakuisi pihak lain," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Kaji Tajib menjelaskan, ada juga kemungkinan Askab PSSI Bojonegoro menaungi 2 tim untuk sebuah kompetisi jika memang nantinya Bupati Bojonegoro menginstruksikan untuk dikelola oleh Askab Bojonegoro. Namun, tentunya dengan catatan anggaran yang jelas dan bukan anggaran yang diterima oleh Askab PSSI Bojonegoro selama ini.

"Sebenarnya simpel, Persibo gak butuh apa-apa cuma butuh modal saja," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com.[din/mu]

Berikut isi suratnya:

Menindaklanjuti sekaligus menjawab surat dari pengurus Persibo Bojonegoro nomor 01/Persibo-Bjn/ll/2020 tertanggal 19 Februari 2020 yang ditujukan kepada Ibu Bupati Bojonegoro Cq. Aşkab PSSI Bojonegoro tentang peralihan pengelolaan Persibo Bojonegoro, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Sesuai statuta yang ada, Aşkab PSSI Bojonegoro fokus dalam pembinaan sepakbola, meliputi: kompetisi usia dini (UI0—UI7), kompetisi internal antar klub anggota (U18—U30), kompetisi tingkat provinsi/nasional, Futsal, peningkatan kapasitas untuk pelatih, wasit dan pengawas pertandingan, serta tugas-tugas pembinaan lainnya.

2. Aşkab PSSI Bojonegoro tidak pernah meminta atau menolak terkait rencana penyerahan pengelolaan Persibo kepada Aşkab PSSI Bojonegoro. Jika lbu Bupati dan stakeholder terkait memberikan penugasan resmi terkait hal ini, Aşkab PSSI Bojonegoro akan melaksanakan tugas tersebut.

3. Persoalan legalitas dan hükum menjadi prioritas yang harus dituntaskan kajiannya sesuai ketentuan perundang–undangan yang berlaku dan dicarikan kesepakatan bersama semua stakeholder sepakbola Bojonegoro sebelum Persibo Bojonegoro benar-benar “diserahkan” pengelolaannya kapada Aşkab PSSI Bojonegoro.

4. Memastikan alokasi anggaran APBD Kabupaten Bojonegoro untuk Persibo Bojonegoro pada tahun 2020, di luar anggaran yang diterima Aşkab PSSI Bojonegoro selama ini. Termasuk pada tahun-tahun selanjutnya selama Persibo Bojonegoro masih dikelola oleh Aşkab PSSI Bojonegoro

5. Semua stakeholder bersepakat bahwa tahun ini Persibo Bojonegoro ditargetkan promosi ke Liga 2 dengan upaya yang jelas dan terukur.

6. Susunan pengurus baru Persibo Bojonegoro dibentuk oleh stakeholder sepakbola Bojonegoro melalui arahan lbu Bupati, dan tidak harus diisi oleh pengurus Aşkab PSSI Bojonegoro.

Demikian hal-hal yang menjadi perhatian kami terhadap surat yang dikirimkan pengurus Persibo Bojonegoro. Atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

Tag : persibo, kabar persibo, nasib persibo, liga 3, liga 3 jawa timur, liga 2, sepak bola


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat