09:00 . Inilah Warga yang Dapat Penghargaan di HJB 343 Termasuk Nakes Pencegahan Covid   |   08:00 . 307 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 300 Orang   |   07:00 . Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher   |   06:00 . Digelar Berbeda Upcara Hari Jadi Bojonegoro Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   |   05:00 . Alhamdulillah, Hasil Testing 86% Negatif Covid 19   |   04:00 . 4 Orang Sembuh, 7 Baru dan 1 Orang Dinyatakan Meninggal   |   20:00 . KPK RI Enggan Berkomentar Terkait Gugatan PI Blok Cepu   |   19:00 . Rapikan Administrasi, Askab PSSI Manfaatkan Teknologi   |   18:30 . Isolasi di Rumah   |   18:00 . Alumni Stikes Rajekwesi Jadi Tenaga Kesehatan di Luar Negeri   |   17:30 . 3 Wajib Lawan Covid   |   17:00 . Hadir di Ruang Sidang PN, Pengunjung Harus Patuhi Prokes   |   16:00 . Semua Menolak Replik Jawaban Tergugat   |   15:00 . Upacara HJB Ke-343 Dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan   |   14:00 . 15 Orang Menerima Penghargaan dari Bupati Bojonegoro   |  
Wed, 21 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 11 March 2020 18:00

Nasib Persibo

Manajemen Angkat Tangan, Langkah Persibo Belum Jelas

Manajemen Angkat Tangan, Langkah Persibo Belum Jelas

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Manajemen Persibo Bojonegoro secara resmi telah menyerahkan Persibo kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Hal itu, setelah beredarnya surat yang ditandangani oleh seluruh petinggi Askab PSSI Kabupaten Bojonegoro di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Askab PSSI Bojonegoro, Abdul Mustajib membenarkan tentang penyerahan itu. Akan tetapi ia menegaskan, bahwa penyerahan Persibo bukan kepada Askab PSSI Kabupaten Bojonegoro, tetapi kepada Pemkab Bojonegoro.

"Penyerahan Persibo bukan ke Askab, tetapi Cq nya ke Askab," ungkap Abdul Mustajib, Rabu (11/3/2020).

Menanggapi surat yang diberikan oleh manajemen Persibo dengan nomor 01/Persibo-Bjn/ll/2020 tertanggal 19 Februari 2020 yang ditujukan kepada Ibu Bupati Bojonegoro Cq tentang peralihan, Askab PSSI Bojonegoro masih menunggu arahan dari Bupati.

Sedangkan untuk pendaftaran Persibo sendiri pada kompetisi liga 3 regional Jawa Timur musim kompetisi 2020, pria yang akrab disapa Kaji Tajib tersebut mengatakan, Pemkab Bojonegoro lah yang mendaftarkanya. Akan tetapi saat disinggung terkait siapa yang nantinya memegang Persibo, dirinya belum bisa menjelaskanya.

"Nanti kesepakatannya tinggal bagaimana apakah PT nya akan dibubarkan, ataukah PT nya diakuisi pihak lain," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Kaji Tajib menjelaskan, ada juga kemungkinan Askab PSSI Bojonegoro menaungi 2 tim untuk sebuah kompetisi jika memang nantinya Bupati Bojonegoro menginstruksikan untuk dikelola oleh Askab Bojonegoro. Namun, tentunya dengan catatan anggaran yang jelas dan bukan anggaran yang diterima oleh Askab PSSI Bojonegoro selama ini.

"Sebenarnya simpel, Persibo gak butuh apa-apa cuma butuh modal saja," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com.[din/mu]

Berikut isi suratnya:

Menindaklanjuti sekaligus menjawab surat dari pengurus Persibo Bojonegoro nomor 01/Persibo-Bjn/ll/2020 tertanggal 19 Februari 2020 yang ditujukan kepada Ibu Bupati Bojonegoro Cq. Aşkab PSSI Bojonegoro tentang peralihan pengelolaan Persibo Bojonegoro, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Sesuai statuta yang ada, Aşkab PSSI Bojonegoro fokus dalam pembinaan sepakbola, meliputi: kompetisi usia dini (UI0—UI7), kompetisi internal antar klub anggota (U18—U30), kompetisi tingkat provinsi/nasional, Futsal, peningkatan kapasitas untuk pelatih, wasit dan pengawas pertandingan, serta tugas-tugas pembinaan lainnya.

2. Aşkab PSSI Bojonegoro tidak pernah meminta atau menolak terkait rencana penyerahan pengelolaan Persibo kepada Aşkab PSSI Bojonegoro. Jika lbu Bupati dan stakeholder terkait memberikan penugasan resmi terkait hal ini, Aşkab PSSI Bojonegoro akan melaksanakan tugas tersebut.

3. Persoalan legalitas dan hükum menjadi prioritas yang harus dituntaskan kajiannya sesuai ketentuan perundang–undangan yang berlaku dan dicarikan kesepakatan bersama semua stakeholder sepakbola Bojonegoro sebelum Persibo Bojonegoro benar-benar “diserahkan” pengelolaannya kapada Aşkab PSSI Bojonegoro.

4. Memastikan alokasi anggaran APBD Kabupaten Bojonegoro untuk Persibo Bojonegoro pada tahun 2020, di luar anggaran yang diterima Aşkab PSSI Bojonegoro selama ini. Termasuk pada tahun-tahun selanjutnya selama Persibo Bojonegoro masih dikelola oleh Aşkab PSSI Bojonegoro

5. Semua stakeholder bersepakat bahwa tahun ini Persibo Bojonegoro ditargetkan promosi ke Liga 2 dengan upaya yang jelas dan terukur.

6. Susunan pengurus baru Persibo Bojonegoro dibentuk oleh stakeholder sepakbola Bojonegoro melalui arahan lbu Bupati, dan tidak harus diisi oleh pengurus Aşkab PSSI Bojonegoro.

Demikian hal-hal yang menjadi perhatian kami terhadap surat yang dikirimkan pengurus Persibo Bojonegoro. Atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

Tag : persibo, kabar persibo, nasib persibo, liga 3, liga 3 jawa timur, liga 2, sepak bola


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat