17:00 . Trend Baju Lebaran 2021, Model Simpel Praktis Era New Normal   |   15:00 . Penjual Hampers Habiskan 1500 Paket Selama Ramadan   |   13:00 . Dihantam CB, Pengendara Supra Meninggal Seketika di Tempat   |   12:00 . 262 Pasangan Muda Ajukan Dispensasi Kawin   |   10:00 . Olah Sayur Jadi Berbagai Cemilan, Penjualan Hingga Mancanegara   |   08:00 . Kebakaran Hanguskan 10 Bidak Pasar Ayam Bojonegoro   |   07:00 . Tips Memperbaiki Kesehatan Keuangan Pasca Lebaran   |   19:00 . Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Saat Larangan Mudik   |   18:00 . Nabung Emas Jadi Pilihan Investasi Menguntungkan Selama Pandemi   |   16:00 . Produksi Minuman Herbal Kekinian Wanita Asal Kapas Raup Omzet Belasan Juta   |   14:00 . Lebaran, Penumpang Perahu di Tambangan Sarirejo Meningkat   |   11:00 . Korsleting Listrik, Rumah Warga Kuncen Ludes Terbakar   |   08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |  
Sun, 16 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

1 Warga Bojonegoro Suspect Corona adalah Hoax ?

blokbojonegoro.com | Thursday, 05 March 2020 10:00

1 Warga Bojonegoro Suspect Corona adalah Hoax ?

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Satu warga Bojonegoro yang dikabarkan suspect Virus Corona (Covid- 19) tidaklah benar atau hoax. Hal tersebut juga langsung dibantah oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro.

Sebelumnya beredar kabar berdasarkan surat edaran dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur, tertanggal 3 Maret 2020, salah satu warga Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, dinyatakan suspect Virus Corona.

Bahkan, surat yang ditujukan untuk PMI kabupaten dan kota se-Jatim ini menjabarkan total jumlah suspect Corona se provinsi. Yakni sebanyak 65 orang dari 15 kota/kabupaten dan salah satunya warga Bojonegoro.

Foto surat yang menyebar melalui media sosial ini cukup meresahkan. Apalagi di situ juga tertera imbauan dan langkah meminimalisir penularan virus mematikan ini.

"Info tersebut adalah hoax dan tidaklah benar, sampai sekarang tidak ada warga Bojonegoro yang suspect virus tersebut," ujar  humas Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dr. Fitri Munira Pitaloka.

dr. Fitri menjelaskan, kemungkinan surat yang dikeluarkan oleh PMI Jawa Timur tersebut adalah warga yang sebelumnya dikarantina di Kepulauan Natuna dan salah satunya warga Kabupaten Bojonegoro. Akan tetapi, lebih lanjut sudah dinyatakan sehat dan sudah keluar dari masa pemantauan sejak 20 Februrari kemarin.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro untuk tidak panik soal penyebaran virus ini. "Kita juga berharap masyarakat agar menjaga kesehatan dan kebersihan, dengan mencuci tangan, menggunakan masker maupun menerapkan etika batuk yang sesuai," pungkasnya. [din/mu]

Tag : virus corona, pasien corona, dinkes

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat