17:00 . Satgas Sampaikan Progres Posko Covid-19   |   16:00 . Tingkat Kepatuhan Membaik Dampak Dari PPKM dan PPKM Mikro   |   15:00 . Satgas Covid-19: Penyelenggaraan Vaksinasi Ikuti Sasaran Prioritas   |   14:00 . PPKM Mikro Berdampak Terhadap Penanganan Covid-19 di Pulau Jawa - Bali   |   13:00 . Siswi SMA Plus Al-Fatimah Juara 1 Lomba Esai HPN PWI Bojonegoro   |   12:00 . PWI Bojonegoro Peringati Puncak Hari Pers Nasional 2021   |   11:00 . Siapkan SDM Berkualitas, BLK Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi   |   10:00 . Pasien Sembuh di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.128.672 Orang   |   08:00 . Mekanisme Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 untuk PTK   |   07:00 . Dear Parents, Ini Tips Merawat Kulit Bayi Agar Tidak Mudah Iritasi   |   05:00 . Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Bojonegoro Menjadi 54 Orang   |   20:00 . Terima SK, Para PPPK Mengaku Senang   |   19:00 . Fokus PEN 2021: Menanggulangi Pandemi dan Membangkitkan Ekonomi Nasional   |   18:00 . Bupati Hadiri Pengukuhan Dewan dan Temu Wicara Pendidikan   |   17:00 . Temu Wicara Semua Pihak Paparkan Masalah dan Solusi Pendidikan Bojonegoro   |  
Sat, 27 February 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Antisipasi Kekeringan, BPBD Mulai Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

blokbojonegoro.com | Monday, 06 July 2020 14:00

Antisipasi Kekeringan, BPBD Mulai Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Guna mengantisipasi musim kemarau yang berakibat pada kekeringan, Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, bersiap menghadapi puncak musim kemarau yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan terjadi pada Agustus - November mendatang.

Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Yudi Hendro mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan. Pemetaan itu bertujuan untuk mengetahui daerah yang membutuhkan bantuan air bersih selama musim kemarau.

"Kami telah menhimbau ke tiap desa melalui kecamatan apa bila terjadi kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih bisa mengajuan bantuan air bersih di BPBD," ujarnya, Senin (6/7/2020).

Berdasarkan data tahun 2019, ada sebanyak 79 Desa dari 22 kecamatan di Bojonegoro yang masuk dalam kategori terjadinya kekeringan. Wilayah tersebut tiap tahunnya sering kali membutuhkan bantuan air bersih saat musim kemarau tiba.

Menurut Yudi, faktor penyebab kekeringan tersebut dikarenakan adanya musim kemarau yang panjang. Selain itu,  jauhnya sumber mata air juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kekeringan.

"Meski saat ini belum ada laporan terkait wialayah yang kekeringan, kita imbau masyarakat tetap waspada karena puncak kemarau diperkirakan tiba bulan Agustus nanti," imbuhnya.

Sebagai upaya untuk mengatasi kekeringan BPBD juga telah menyiapkan 1000 tangki truk air untuk kemarau tahun ini, dengan kapastitas setiap tangki truk berisi 5000 liter. Selain itu BPBD juga berharap agar masyarakat bisa menghemat air, dengan menggunakan seperlunya saja.

"Kita juga meminta kepada desa agar menyiapkan tandown air jika nantinya akan meminta distribusi air, karena untuk pemercepatan distribusi air kepada masyarakat dan juga sebagai langkah untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19," pungkasnya.[din/ito]

Tag : bkmg, bpbd, bojonegoro, kekeringan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat