08:00 . Belum Berijin dan Jual Miras, Dua Karaoke di Mojoranu Diamankan   |   07:00 . Waspada, Pemberian MPASI Kurang Tepat Bisa Berisiko Stunting   |   19:00 . 3 Orang Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |   18:00 . Hadirkan Hotspot Area Untuk Akses Jangkauan Informasi yang Luas   |   17:00 . Gotong Royong Masyarakat Samin yang Masih Terjaga   |   16:00 . Pandemi, Apakah Pentol Sejati Terdampak?   |   15:00 . Siap Jaga Kyai Dan NKRI, Santri IPSPN-NU Dikukuhkan   |   13:00 . 852 Modin Wanita Dapat Insentif Rp125 Ribu Tiap Bulan   |   12:00 . MTQ di Bojonegoro Dilaksanakan 15 Oktober Mendatang   |   10:00 . Perlancar Aliran Sungai, Pemkab dan Koramil Kerja Bakti   |   08:00 . Angin Kencang Akibatkan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang   |   07:00 . Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung   |   23:00 . Makin Maju, Pesantren Mahasiswa Attanwir Diresmikan   |   22:00 . Intip Museum Pertanian di Wisata Edukasi Pejambon   |   21:00 . Wisata Edukasi Pejambon Diresmikan Menteri Desa   |  
Mon, 28 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 24 July 2020 12:00

Meski Banyak Kursi Perangkat Kosong, Pengisian Wewenang Desa

Meski Banyak Kursi Perangkat Kosong, Pengisian Wewenang Desa

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Masih banyaknya kursi Perangkat Desa (Parades) di Kabupaten Bojonegoro yang kosong diakui oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bojonegoro.

Meski begitu, Pemerintah Kabupaten tidak bisa berbuat banyak, karena teknis  rekrutmen dikembalikan kepada masing-masing Pemerintah Desa (Pemdes).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Machmudin mengatakan, rekrutmen pengisian perangkat desa saat ini dikembalikan kepada pemerintah desa.

Pengisian perangkat saat ini memang berbeda dibandingkan dulu, dimana rekrutmen atau pengisian perangkat dilaksanakan serentak oleh Pemkab Bojonegoro.

"Kini untuk rekrutmen pengisian perangkat desa dikembalikan kepada masing-masing desa," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Mahmudin mengingatkan, meskipun wewenang rekrutmen perangkat dikembalikan kepada pemdes, wewenang itu juga dibatasi oleh peraturan, yang mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) No.1 tahun 2017 tentang Perangkat Desa.

"Sementara itu, Pemkab Bojonegoro melalui DPMD hanya sebatas melakukan evaluasi setelah menerima laporan desa yang akan melakukan rekrutmen perangkat," tambah Machmudin.

Selanjutnya, nanti desa melaporkan ke kecamatan kalau akan ada rekrutmen, setelah itu, laporan diteruskan kepada pihak DPMD, baru nantinya akan turun melakukan evaluasi bagaimana tahapan yang sebenarnya harus dilakukan. [saf/mu]

Tag : perangkat, perangkat desa


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat