21:30 . 6 Orang Dinyatakan Sembuh Covid, Tambah Baru 4 Kasus   |   21:00 . Dua Bupati Puji Peran Media untuk Tingkatkan Partisipasi Publik   |   20:30 . Media Massa dan Pemerintah Perlu Bekerjasama Mengatasi Masalah   |   20:00 . Tas Anyaman Warga Kedungadem Digunakan pada Upacara HJB 2020   |   19:30 . Live: Pagelaran Wayang Lakon Gatot Koco Wini Suda   |   19:00 . Libur Panjang Akhir Bulan, Gubernur Khofifah Imbau untuk Perketat Prokes   |   18:30 . Semangat Baru, Mustakim Nahkodai Ansor Bojonegoro 2020-2024   |   18:00 . 51 Pasang Pengantin di KUA Bojonegoro, Nikah Sesuai Prokes   |   17:00 . Sinergi Multistekholder, Ansor Kritis Kontruktif   |   16:30 . Kabar Baik dari Satgas Covid 19   |   16:00 . Majukan Dunia Usaha, Pemkab Bojonegoro Bersama Pelaku Usaha Gelar Pertemuan   |   15:30 . Alhamdulillah Angka Sembuh Covid Terus Meningkat, Kasus Aktif Perentase Terkecil   |   15:00 . Kasus DBD Menurun, Dinkes Himbau Tetap Mewaspadai Musim Penghujan   |   14:00 . IAI Sunan Giri Bojonegoro Yudisium Mahasiswa Fakultas Tarbiyah   |   13:00 . Konferwil AMSI Jatim 2, Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita   |  
Sat, 24 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 August 2020 09:00

Desa Tanjungharjo Arak Gunungan Keliling Desa

Desa Tanjungharjo Arak Gunungan Keliling Desa

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Sabtu (29/8/2020) melakukan ritual arak-arakan dan rebutan Gunungan Kupat dan Lepet di balai desa setempat.

Gumbrekan ini merupakan tradisi untuk mengisi bulan syuro sekaligus memperingati hari jadi Desa Tanjungharjo ke-93 tahun.

"Ini merupakan tradisi Syuronan sekaligus tradisi wiwitan bagi para warga agar hasil pertanian bisa melimpah," kata Kepala Desa Tanjungharjo, Suyono.

Suyono mengungkapkan, sebanyak 21  gunungan Kupat dan Lepet diarak keliling desa diikuti warga memakai pakaian adat jawa serta ikut juga  perangkat Desa, BPD, Karangtaruna dan Tokoh Masyarakat Desa Tanjungharjo.

"Gumbrengan ini diharapkan bisa meningkatkan segala aspek yakni budaya, agama dan ekonomi," terang Suyono kepada blokBojonegoro.com.

Terpisah, Ketua Panitia Gumbrengan Didik Pras mengungkapkan, tradisi Gumbregan ini bentuk ungkapan rasa syukur kepada tuhan atas hasil panen yang diperoleh, serta agar diberi kemudahan dalam musim tanam selanjutnya.

“Selain itu, Gunungan yang diarak juga dilombakan dan yang paling bagus terpilih menjadi pemenang," ucapnya.

Didik Pras menambahkan, ini kali kedua acara gumbrengan digelar, sebelumnya  gumbregan dilakukan warga secara berkelompok skala kecil di persawahan masing-masing, namun kali ini dikemas dan dipusatkan di desa. [saf/mu]

Tag : tanjungharjo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat