15:00 . Awak bB Sukseskan Vaksinasi untuk Tangkal Covid-19   |   14:00 . Puluhan Wartawan di Bojonegoro Ikuti Vaksinasi di Pendopo Malowopati   |   13:00 . Sepeda Masuk SPT Pajak, Begini Penjelasannya   |   12:00 . Bupati Tinjau Lokasi Terdampak Pasca Banjir Gondang   |   11:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.160.863 Orang   |   10:00 . Setahun Pandemi: Dampak Libur Panjang Jadikan Evaluasi   |   09:00 . Banjir Bandang Terjang Bojonegoro Selatan   |   08:00 . Meski Berada di Desa Pesanan Bordir Tembus Luar Daerah   |   07:00 . Awas, Kurang Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak   |   06:00 . Kabupaten Bojonegoro Masuk Zona Kuning dengan Risiko Rendah   |   05:00 . Pasien Sembuh dan Kasus Baru 7 Orang, 1 Pasien Meninggal   |   21:00 . Setelah Divaksin Begini yang Dirasakan Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro   |   20:00 . Grebek Pasangan Mesum, Satpol Temukan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai   |   19:30 . Banjir Bandang Terjang 4 Desa di Gondang   |   19:00 . TMMD Perkuat Sinergitas Personel TNI dengan Masyarakat   |  
Wed, 03 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jemur Nasi Aking, Warga Desa Temu Meninggal Kesetrum

blokbojonegoro.com | Wednesday, 17 February 2021 14:00

Jemur Nasi Aking, Warga Desa Temu Meninggal Kesetrum

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Seorang warga Desa Temu RT.001/RW.005, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro meninggal dunia karena tersengat listrik, Rabu (17/2/2021). Perempuan bernama Jumilah (40) meninggal dunia di samping rumahnya.

Korban tersengat listrik ketika hendak menjemur nasi aking di atas genteng di samping rumah. Nahasnya, talang air yang terbuat dari bahan seng di rumahnya, ada kabel pompa air yang menempel di talang tersebut terkelupas, lantaran di gigit tikus.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto mengatakan, ketika hendak menjemur nasi aking korban tidak mengetahui bahwa kabel yang menempel talang air terkelupas. Kemudian, korban jatuh dalam posisi tengkurap di tanah dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Korban mengalami luka pada telapak tangan kanan karena terkena sengatan aliran listrik pada talang air rumah tersebut," jelasnya.

Arief Nanang menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Wib. Kemudian, dilaporkan ke Kepala Desa Temu setelah itu diteruskan ke Polsek Kanor dan Polres Bojonegoro pada pukul 08.17 Wib.

Setelah mendapatkan laporan, selanjutnya petugas Satpol PP, bersama anggota, Koramil, Polsek, dan Tim Kesehatan Puskesmas mendatangi lokasi, guna melakukan pengecekan serta memastikan kondisi korban yang telah meninggal dunia.

Sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut, di antaranya Wartipah (60), Wahidin (67) dan Imam Rofi’i (38), ketiganya merupakan tetangga dan mengungkapkan bahwa saat itu hanya melihat korban sudah jatuh dalam kondisi tengkurap.

“Ketika melihat Jumilah jatuh, kemudian kami mendekat dan ternyata sudah meninggal dunia, saat itu juga di sekitar lokasi terdapat kabel terkelupas yang mengenai talang air,” jelas saksi. [din/mu]

Tag : korban, meninggal dunia, warga meninggal


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat