17:00 . Trend Baju Lebaran 2021, Model Simpel Praktis Era New Normal   |   15:00 . Penjual Hampers Habiskan 1500 Paket Selama Ramadan   |   13:00 . Dihantam CB, Pengendara Supra Meninggal Seketika di Tempat   |   12:00 . 262 Pasangan Muda Ajukan Dispensasi Kawin   |   10:00 . Olah Sayur Jadi Berbagai Cemilan, Penjualan Hingga Mancanegara   |   08:00 . Kebakaran Hanguskan 10 Bidak Pasar Ayam Bojonegoro   |   07:00 . Tips Memperbaiki Kesehatan Keuangan Pasca Lebaran   |   19:00 . Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Saat Larangan Mudik   |   18:00 . Nabung Emas Jadi Pilihan Investasi Menguntungkan Selama Pandemi   |   16:00 . Produksi Minuman Herbal Kekinian Wanita Asal Kapas Raup Omzet Belasan Juta   |   14:00 . Lebaran, Penumpang Perahu di Tambangan Sarirejo Meningkat   |   11:00 . Korsleting Listrik, Rumah Warga Kuncen Ludes Terbakar   |   08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |  
Sun, 16 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Banjir dan Kekeringan Kendala Produktivitas Padi

blokbojonegoro.com | Saturday, 08 April 2017 18:00

Banjir dan Kekeringan Kendala Produktivitas Padi

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Target produksi padi di Kabupaten Bojonegoro dipastikan meningkat dibanding tahun 2016 lalu. Pasalnya sampai saat ini target hasil produksi padi masih dalam tahap revisi. Sementara itu untuk target di tahun 2016 lalu sebesar 913.998 ton.

"Tahun ini target masih direvisi, namun diapstikan target akan meningkat," kata Kabid Produksi Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Zaenal Fanani.

Ia menerangkan, dengan peningkatan produksi ini membuat Zaenal optimis bisa memenuhi taget. Pasalnya untuk memenuhi target produksi padi memang tidaklah mudah, karena ada kendala yang harus dihadapi, seperti cuaca yang buruk yang bisa mengakibatkan banjir dan kekeringan yang tidak bisa dihindari, karena kondisi alam.

"Kendala banji dan kekeringan masih sulit dicarikan solusi," imbuhnya.

Diketahui, setiap hektar lahan pertanian di Bojonegoro diestimasi bisa menghasilkan 6,2 ton padi. Sementara itu wilayah Bojonegoro yang berada di bantaran bengawan solo, ada daerah yang bisa menghasilkan sampai 14 ton per hektarnya. [ifa/mu]

Tag : dinas pertanian bojonegoro, disperta, panen padi bojonegoro

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat