15:00 . Anggota Panwaslu Tingkat Kecamatan di Bojonegoro Resmi Dilantik   |   14:00 . Sah! Sukirno Nakhodai Elang Bengawan Rescue Bojonegoro Masa Bhakti 2024-2026   |   13:00 . Matsagabo Gelar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Purna Siswa ke-29   |   08:00 . Pilkada Bojonegoro 2024: Gerindra Jatim Tunjuk Sahudi sebagai Wakil Anna Muawanah   |   16:00 . Hendak Jumatan, Seorang Jamaah Haji Asal Bojonegoro Wafat di Masjidil Haram   |   09:00 . WR III Unugiri Tekankan Hal Ini Saat Acara Pekan Prestasi Mahasiswa   |   20:00 . Maju Pilbub Bojonegoro 2024, Segini Dana yang Perlu Disiapkan   |   19:00 . EMCL dan GP Ansor Sinergi Bangun Infrastruktur Desa   |   18:00 . Silon Dibuka Kembali, Bapaslon Nurul-Nafik Yakin Berkas Dukungan Melebihi Persyaratan   |   17:00 . Dua Putri Unugiri Juara 1 Lomba Puisi Tingkat Nasional   |   12:00 . Pertumbuhan Kredit 2024 Diproyeksikan Mencapai Batas Atas 10 Sampai 12%   |   11:00 . MI Islamiyah Kepoh Gelar PERBUMIS   |   10:00 . Tingkatkan Kualitas SDM Bidang Pariwisata, Pemkab Bojonegoro Gelar Uji Kompetensi Tour Management   |   09:00 . Inilah Ketentuan Iuran Sistem KRIS Pengganti Kelas BPJS Kesehatan 2024   |   08:00 . Legalitas NIB Hingga Sertifikasi Halal Permudah UMKM Lebarkan Sayap   |  
Mon, 27 May 2024
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Panen Padi, Petani Kanor Sudah Gunakan Mesin

blokbojonegoro.com | Sunday, 02 July 2017 13:00

Panen Padi, Petani Kanor Sudah Gunakan Mesin

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Dengan semakin modernnya zaman, maka sudah barang tentu teknologi juga semakin berkembang, tak terkecuali teknologi pertanian, seperti mesin pemanen padi (Komben) yang digunakan oleh petani yang berada di Kecamatan Kanor, seperti Desa Sedeng, Desa Palembon, Desa Bakung, Desa Bungur dan lainnya.

Salah satu petani yang menggunakan komben, Bali mengatakan, dirinya baru pertama kali menggunakan mesin pemanen tersebut, yang dirasa lebih cepat dan sangat menyingkat waktu.

"Kalau sawah satu hektar biasanya membutuhkan waktu selama satu hari, kalau pakai mesin cuma butuh waktu setengah hari saja selesai," ungkap petani Sedeng itu.

Selain menyingkat waktu, memakai komben juga dirasa hanya membutuhkan tenaga yang sedikit, yaitu sekitar tiga sampai empat orang. Berbeda dengan menyewa jasa pemanen padi dengan cara tradisional, yang membutuhkan sampai 14 orang per satu hektarnya.

"Otomatis kalau dengan mesin ini tidak terlalu banyak menyiapkan makanan," katanya kepada blokBojonegoro.com.

Namun, Bali tidak meminjam alat tersebut ke Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, melainkan memnyewa kepada perseorangan dengan harga 450.000 ribu persatu tonnya. [din/mu]

Tag : tani, petani, panen padi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat