14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |   16:00 . Pertamina EP Sukowati Field dan Pemdes Ngampel Luncurkan Produk UMKM Desa   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hari Pertama OPS, Satlantas Tindak 84 Pelanggar

blokbojonegoro.com | Thursday, 26 April 2018 13:00

Hari Pertama OPS, Satlantas Tindak 84 Pelanggar

Reporter : M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Satuan Lalulintas Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro menggelar Operasi Patuh Semeru (OPS) tahun 2018. Operasi menjelang datangnya Bulan Ramadhan ini digelar serentak selama 14 hari dari tanggal 26 April sampai 9 Mei 2018.

Pada hari pertama operasi Patuh, Satlantas menindak 84 pelanggar. Operasi pertama yang digelar di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberejo, Kamis (26/4/2018) tersebut sengaja dilakukan lantaran kawasan itu masuk dalam kategori black spot atau tempat yang paling banyak terjadi kecelakaan di Kabupaten Bojonegoro.

"Desa prayungan memang daerah yang paling sering terjadi kecelakaan, karena disebabkan sedikitnya penerangan dan ada jembatan yang terlalu sempit sehingga banyak pengendara yang tidak tahu," terang Kasat Lantas Bojonegoro, AKP Aristianto BS, S.H., S.I.K., M.H.

Dalam operasi tersebut Satlantas Kota Ledre mengamankan 76 barang bukti yang berupat surat kendaraan dan 8 sepeda motor tidak standart. Serta langsung menyidang 48 pelanggar di tempat dan 36 pelanggar belum disidang.

"Kebanyakan dari pelanggar didominasi oleh anak di bawah umur atau siswa sekolah dan masyarakat yang tidak mempunyai kelengkapan berkendara," lanjut Kasat Lantas.

Dalam oprasi patuh ini, Satlantas menyasar pengendara motor yang tidak menggunakan helm standart, pengendara roda empat yang tidak menggunakan safety belt, pengendara roda empat yang melebihi batas kecepatan, mengemudi dalam keadaan mabuk, pengendara di bawah umur, pengendara yang bermain handphone saat berkendara dan melawan arus.

Sehingga dengan diadakannya operasi ini bisa menekan angka pelanggaran lalu lintas di Bojonegoro. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir angka kecelakan di Kota Ledre mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

"Memang angka kecelakaan di Bojonegoro meningkat, tetapi korban yang meninggal mengalami penurunan. Serta, kami berharap agar masyarakat sadar tentang pentingnya berkendara dengan aman agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan" terang AKP Aristianto.[din/ito]

Tag : opes, semeru, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat