17:00 . Kunjungi Donggala, Mendag Zulkifli Hasan: Pastikan Fokusnya Bukan Hanya Pulau Jawa   |   16:00 . Penentuan Idul Adha, LFNU Bojonegoro Menunggu Hasil Istbat   |   15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |   13:00 . Perpusgatda dan Dunia Imajinasi Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar   |   09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |   18:00 . Liburan Tetap Belajar Kenapa Tidak?   |   17:00 . Ketua Kontingen Bojonegoro Apresiasi Prestasi Atlet Judo   |   16:00 . Ada 1 Juta lebih DPB, Didominasi Perempuan   |   15:00 . KPU Bojonegoro Gelar Rakor Pemutakhiran DPB   |   14:00 . Atlet Judo Bojonegoro Sumbang 3 Medali   |  
Thu, 30 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Produksi Kapur Tulis di Sumberrejo? Begini Saat Musim Hujan

blokbojonegoro.com | Wednesday, 30 January 2019 16:00

Produksi Kapur Tulis di Sumberrejo? Begini Saat Musim Hujan

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Tak banyak yang mengetahui keberadaan produksi kapur tulis rumahan di Bojonegoro. Lokasinya berada di kediaman Munawi, tepatnya di Dusun Karung, Desa Tulungrejo Kecamatan Sumberrejo.

Munawi mengaku Ia telah memproduksi kapur sejak 20 tahun yang lalu, dan sempat memiliki 5 karyawan yang membantunya membuat kapur tulis. "Tapi sekarang tinggal saya sama istri, soalnya kapur sudah tidak begitu laku," terangnya.

Apalagi, akhir-akhir ini cuaca memang tidak menentu ditambah lagi curah hujan yang lebat dan lama membuat usaha Munawi menjadi terganggu, karena masa produksi semakin lama.

"Kapur yang kering 2 hari bisa jadi, 4 hari baru kering selama hujan," jelas laki-laki 52 tahun itu pada awak bB.

Pertama kali memulai usahanya, Munawi mengaku dibiayai oleh distributor, dan hasil produksi langsung disetorkan ke Surabaya. Namun, sekarang hanya menyetorkan sebagian, dan sisanya digunakan untuk dijual di pasar.

Menurut Munawi, harga kapur di pasar masih stabil. Biasanya dirinya menjual 1 kardus berisi 45 kotak kapur putih seharga Rp55 ribu. "Sedangkan untuk kapur warna seharga Rp100 ribu," pungkas Munawi.[aim/ito]

Tag : kapur, tulis, sumberrejo, tulungrejo, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat