17:00 . KA Rute Bojonegoro-Yogyakarta Dirindukan Penumpang   |   16:00 . Wamenag RI Kunker ke Bojonegoro, Resmikan Gedung Imam Zarkasyi, Al-Rosyid   |   15:00 . Belum Ada Kabar Baik Soal Persibo, Supporter Akan Wadul Pj Bupati   |   14:00 . Kunjungi 2 Ponpes di Bojonegoro, Begini Pesan Kesan Wamenag RI   |   14:00 . Buktikan Kinerja Unggul, Pertamina Hulu Energi Terapkan Strategi Sinergi Operasi   |   13:00 . Ini Persyaratan Formasi Kesehatan dan Tenaga Teknis PPPK Pemkab Bojonegoro   |   10:00 . Biosaka Bikin Cepat Panen Solusi Efisiensi Biaya   |   08:00 . Suksesnya MSD 2023 Jadi Bentuk Suport Warga ke Desa¬†   |   07:00 . CSR BRI Peduli Salurkan Bantuan Warga Terdampak Bencana Banjir Bandang Malinau   |   20:00 . Peternak Berburu Janggel Jagung Saat Panen Raya   |   19:00 . Petani Jagung NK Wiro Sableng Bungah   |   18:00 . Mampir ke Kantor Kemenag, Wamenag RI Hanya Sholat dan Silaturahmi   |   14:00 . Waspada Hoaks Mengatasnamakan Nomor PJ Bupati Bojonegoro   |   13:00 . Segini Harta Kekayaan Petinggi Kemenkeu yang Jabat Pj Bupati Bojonegoro   |   22:00 . Isi Kekosongan 3 Jabatan, Pemdes Ngampel Gelar Tes Seleksi   |  
Wed, 27 September 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Para Petani di Ngampal Semangat Ikuti Sekolah Lapang Pertanian,

blokbojonegoro.com | Monday, 29 April 2019 21:00

Para Petani di Ngampal Semangat Ikuti Sekolah Lapang Pertanian,

Pengirim: Iskak Riyanto

blokBojonegoro.com - Sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Petani, diselenggarakan Sekolah Lapang Pertanian dengan target Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur II Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (29/04/2019).

Acara yang juga dihadiri Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman, Pengamat Hama dan Penyakit  (POPT-PHP) kecamatan Sumberrejo ini diikuti sekitar 50 petani. 

Anas Makruf, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) desa setempat mengatakan, tujuan sekolah lapang pertanian ini adalah untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian pada Musim Kemarau (MK) juga tata cara untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) seperti Penggerek Batang (Sundep, Beluk), Wereng Batang Coklat (WBC), Kresek, Jamur, dan lain-lain.

"Dalam sekolah lapang pertanian ini petani kita ajak untuk memilih benih unggul, pengolahan tanah dengan pemberian pupuk organik secara maksimal, pemupukan kimia yang berimbang, antisipasi OPT sejak dini, dan lain-lain," terang Anas.

Anas menambahkan lagi, setelah materi pembelajaran diberikan dalam ruangan, peserta sekolah lapang pertanian diajak turun langsung ke sawah untuk mengadakan pengamatan, menganalisa, menyimpulkan pertumbuhan padi dan OPT yang berada di lapang/sawah. Dengan begitu petani bisa segera mengambil tindakan selanjutkanya agar tanaman padi bisa tumbuh maksimal dan pengendalian OPT yang menyerang. [lis]

Tag : sekolah, pertanian



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat