16:00 . Dekopinda Bojonegoro Ikuti Unjuk Rasa Tolak OJK Awasi Koperasi   |   15:00 . Pemkab Bojonegoro Raih 17 Besar Kovablik Lewat Inovasi SMASH RSUD Sumberrejo   |   13:00 . Komunitas Ibu Profesional Akan Gelar Tour the Talent   |   20:00 . Jelang Pemilu, 749 Calon PPK Ikuti Tes CAT   |   19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |   19:30 . Oknum BPN Bojonegoro Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Tanah Palsu   |  
Wed, 07 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Para Petani di Ngampal Semangat Ikuti Sekolah Lapang Pertanian,

blokbojonegoro.com | Monday, 29 April 2019 21:00

Para Petani di Ngampal Semangat Ikuti Sekolah Lapang Pertanian,

Pengirim: Iskak Riyanto

blokBojonegoro.com - Sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Petani, diselenggarakan Sekolah Lapang Pertanian dengan target Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur II Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (29/04/2019).

Acara yang juga dihadiri Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman, Pengamat Hama dan Penyakit  (POPT-PHP) kecamatan Sumberrejo ini diikuti sekitar 50 petani. 

Anas Makruf, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) desa setempat mengatakan, tujuan sekolah lapang pertanian ini adalah untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian pada Musim Kemarau (MK) juga tata cara untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) seperti Penggerek Batang (Sundep, Beluk), Wereng Batang Coklat (WBC), Kresek, Jamur, dan lain-lain.

"Dalam sekolah lapang pertanian ini petani kita ajak untuk memilih benih unggul, pengolahan tanah dengan pemberian pupuk organik secara maksimal, pemupukan kimia yang berimbang, antisipasi OPT sejak dini, dan lain-lain," terang Anas.

Anas menambahkan lagi, setelah materi pembelajaran diberikan dalam ruangan, peserta sekolah lapang pertanian diajak turun langsung ke sawah untuk mengadakan pengamatan, menganalisa, menyimpulkan pertumbuhan padi dan OPT yang berada di lapang/sawah. Dengan begitu petani bisa segera mengambil tindakan selanjutkanya agar tanaman padi bisa tumbuh maksimal dan pengendalian OPT yang menyerang. [lis]

Tag : sekolah, pertanian



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat