Kontributor: Muhammad Qomarudin
blokBojonegoro.com - Pertandingan Kabupaten Bojonegoro melawan Kota Blitar sempat diwarnai ketegangan antar pemain dan tindakan protes keras terhadap wasit. Laga memanas saat memasuki akhir babak pertama yang digelar di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Minggu (7/7/2019) malam.
Beberapa keputusan wasit Fatchuroji asal Jombang yang dinilai kontroversial membuat pemain Kabupaten Bojonegoro terpancing emosi.
Ditemui pasca pertandingan, Manajer Cabor Sepakbola Kabupaten Bojonegoro, Ali Mahmud, mengaku sangat kecewa dan merasa dikerjai dengan kepemimpinan wasit Fatkhuroji. Bahkan pada menit-menit awal banyak keputusan kontroversial, sehingga sangat menyayangkan keputusan tersebut.
“Saya sangat menyayangkan kepemimpinan wasit dan sebagai tuan rumah saya merasa sangat dicurangi,” ujarnya.
Terkait permainan anak didiknya, Ali Mahmud sangat mengapresiasi. Sebab, ada peningkatan dan semangat serta motivasi yang sangat luar biasa dari para punggawa Kabupaten Bojonegoro.
Selain itu, ia juga menyayangkan pemukulan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap pemain Bojonegoro. Seharusnya, sebagai sorangan keamanan harus bisa menjaga sikap dan memberikan kenyamanan.
"Seharusnya sebagai polisi harus bisa mengontrol emosi juga, bukan malah begitu," tutup Ali Mahmud kepada blokBojonegoro.com.[din/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published