19:00 . Kades di Bojonegoro Serahkan Uang Cashback Dugaan Korupsi Mobil Siaga   |   13:00 . Bojonegoro Optimis Naik Tingkat, dari Kabupaten Layak Anak Kategori Madya ke Nindya   |   08:00 . Heboh, Polsek Kedungadem Sulap Mobil Patroli Jadi Kendaraan Baksos Sayur Gratis   |   22:00 . Geger! Warga Bojonegoro Temukan Mayat Wanita di Persawahan   |   18:00 . Lebaran 2024, BI Siapkan Rp 197,6 Triliun Uang Tunai   |   17:00 . Dokter Muda di Bojonegoro Meninggal Usai Kecelakaan dengan Pikap   |   15:00 . BUMDes Mekar Bimo Ngunut Suplai Air Bersih Bagi Ratusan KK   |   13:00 . Kurang Konsentrasi, Tiga Truk Terlibat Laka Beruntun di Bojonegoro   |   19:00 . Kolaborasi Antar Prodi, HMP BSA dan HMP PBI Adakan Kemah Bahasa   |   18:00 . Puluhan Santri Studi di ICW dan Kunjungi D'Konco Cafe Bojonegoro   |   17:00 . Polisi Lakukan Rekonstruksi Ulang Meninggalnya Pelajar di Bojonegoro   |   16:00 . 316 Madrasah Ditargetkan Akreditasi, Paling Banyak RA   |   15:00 . Ribuan Warga Bojonegoro Serbu Beras Murah SPHP   |   14:00 . Denny Caknan Batal Konser di Bojonegoro, Gegara Kasus Pengeroyokan?   |   13:00 . Mahasiswi PAI UNUGIRI Bojonegoro Juara Nyanyi Bahasa Jawa   |  
Thu, 29 February 2024
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Gara-gara GPS, Truk Pasir Buat Jembatan Ambruk

blokbojonegoro.com | Wednesday, 11 December 2019 22:00

Gara-gara GPS, Truk Pasir Buat Jembatan Ambruk

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggul di daerah Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, turut Dusun Besaran Desa Ngasem.

Dari data yang di peroleh blokBojonegoro.com di lapangan, truk bermuatan pasir 40 ton ini asal Kabupaten Lumajang yang akan mengirim material ke proyek lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ngasem AKP. Dumas Brutu mengatakan, sopir asal Lumajang ini nyasar ke jalan desa melewati jembatan Dusun Besaran karena dipandu GPS, harusnya lewat Gayam.

"Truk mau kirim pasir ke proyek JTB, jembatan ini bukan kelas untuk truk bermuatan 40 ton lebih," jelas Kapolsek, Rabu (11/12/2019).

Menurut AKP. Dumas, jembatan itu sudah lama, dan baru diperbaiki samping-sampingnya. "Yang pasti bukan kelasnya truk berat," terangnya.

Terpisah, salah satu warga yang ada di lokasi kejadian, Priyo mengatakan, sang supir tidak bertanya terlebih dahulu kepada warga, terkait apakah jembatan mampu dilalui kendaraan dengan muatan berat atau tidak.

Selain itu, memang jembatan tengah ini sudah lama dan baru diperbaiki dan kondisinya memang tipis, berbeda dengan jembatan yang ada di timur dan barat. "Supir tidak bertanya dulu dengan warga, jadi ya ambruk jembatannya tidak kuat," jelasnya.

Diketahui supir bernama Febriyan Hasrul Fauzi, warga Labruk Lor Kecamatan/Kabupaten Lumajang. [her/mu]

Tag : truk pasir, jembatan ambruk



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat