11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |   08:00 . Musnahkan Barang Bukti dan Lelang   |   07:00 . Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diselesaikan Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Kembali ke Rumah

blokbojonegoro.com | Wednesday, 22 January 2020 10:00

Diselesaikan Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Kembali ke Rumah

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Insiden pengusiran dari rumah yang menimpa Dul Ngali (80) warga Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro yang dilakukan oleh SW yang notabenya Keponakan sendiri, Selasa (21/1/2020) kemarin, sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

SW mengaku insiden pengusiran kepada Mbah Dul tidak benar terjadi dan hanya salah paham saja. Kejadian tersebut bermula saat Mbah Dul memasang banner dari salah satu calon kades Desa Kumpulrejo di pekarangan rumahnya, yang mana seharusnya belum waktunya untuk memasang banner tersebut lantaran belum masuk waktu kampanye.

"Sebenarnya saya hanya mengingatkan dan terjadi salah paham dengan Mbah Dul, dengan artian mengusir Mbah Dul," ujar SW, Rabu (22/1/2020).

SW juga menjelaskan bahwa lahan yang ditempati oleh Mbah Dul adalah miliknya dan Mbah Dul hanya menempati. Mbah Dul sendiri adalah keponakan dari ayah SW.

SW juga sudah mengklarifikasi dengan Polisi dan juga mendatangkan langsung saksinya, yaitu pembantu Mbah Dul dan benar-benar tidak melakukan pengusiran.

"Kenapa di pemberitaan itu saya mengusir dengan kekerasan, padahal saya tidak menggunakan kekerasan dan datang sendiri," imbuhnya kepada blokBojonegoro.com.

Akibat insiden tersebut Mbah Dul saat ini berada di rumah anaknya yang berjarak sekitar 200 meter dari tempat tinggal Mbah Dul sebelumnya yang juga berada di Rt 3 Rw 1. Mbah Dul juga mengungkapkan ia tidak akan kembali ke rumah lamanya lagi, lantaran merasa sudah tidak nyaman dan tidak cocok dengan pemilik lahan.

"Saya sekarang tinggal di rumah anak saya dan tidak ada rencana lagi kembali ke rumah sebelumnya," tutup Mbah Dul saat ditemui di kediaman anaknya.[din/ito]

 

Tag : Pilkades, kapas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more