19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |   09:00 . Teknologi Informasi dan Komunikasi Berkembang, Jurnalis Harus Adaptasi dengan Tantangan   |   21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |   16:00 . Strategi Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional   |   15:00 . SHU Pertamina Gelar Media Gathering Regional Indonesia Timur   |   14:30 . Unugiri Bojonegoro Gelar Empat Kali Prosesi Wisuda Selama Dua Hari Berturut-turut   |   14:00 . Pemdes Berharap Ada Bantuan Makanan dan Bahan Pokok untuk Warganya   |   13:00 . Kado Hari Guru Nasional, FTBM Bojonegoro Launching 11 Buku Karya Guru PAUD Bojonegoro   |   12:00 . Berlangsung Khidmat, STAI Attanwir Gelar Wisuda 145 Mahasiswa   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pembangunan Jembatan Kanor-Rengel (KaRe)

Bareng Warga, Pemkab Musyawarah Kesepakatan Ganti Rugi

blokbojonegoro.com | Monday, 13 April 2020 11:00

Bareng Warga, Pemkab Musyawarah Kesepakatan Ganti Rugi

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar sosialisasi pengadaan tanah dan musyawarah kesepakatan bentuk ganti kerugian dalam pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan Kanor Bojonegoro - Rengel Tuban di Balai Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Senin (13/4/2020).

Sosialisasi tersebut dilaksanakan bersama Bupati Bojonegoro, Sekda, Polres, Kodim 0813 Bojonegoro, Kejari dan Badan Pertanahan Kabupaten Bojonegoro, bersama pemilik lahan merumuskan penetapan bentuk ganti kerugian pembangunan jembatan Kanor-Rengel (KaRe).

Dalam sambutanya, Bupati Bojonegoro Anna Muawannah menyampaikan, ada seluas hampir 5 hektar tanah warga yang terkena dampak pembangunan jembatan KaRe tersebut, dengan total 23 pemilik lahan berupa rumah warga dan sebagian perkebunan.

Saat disinggung terkait harga jual tanah sendiri bupati belum bisa memberikan keterangan, lantaran masih tahap sosialisasi dan musyawarah harga bersama masyarakat. Namun, bupati perempuan pertama Kabupaten Bojonegoro ini berpesan agar warga Semambung tidak menjual tanah dengan harga terlalu murah ataupun terlalu mahal.

"Saya belum bisa memberikan keterangan, karena ini baru menggelar sosialisasi dan musyawarah harga bersama dengan warga," ujarnya.

Untuk rencana pembangunan sendiri, Pemkab Bojonegoro menargetkan pada tahun ini sudah bisa dimulai terkait perencanaannya. Kedepan pembangunan jembatan KaRe diharapkan bisa berdampak terhadap perekonomian warga Kanor khususnya, sebab dibanding dengan Kecamatan Rengel Tuban dampak pertumbuhan ekonomi warga Kanor lebih besar.

Bupati juga menjelaskan, untuk Pemerintah Kabupaten Tuban sendiri juga sangat mendukung terkait jembatan penghubung antar kedua kabupaten ini. Bahkan Kabupaten Tuban telah menghibahkan bantalan jembatan yang sebelumnya juga sudah dibangun oleh Pemkab Tuban.

"Kalau anggarannya semua berasal dari APBD Bojonegoro, tetapi terkait rincianya bisa ditanyakan kepada Kabag Perlengkapan," jelasnya.

Sementara itu, terkait harga jual sendiri warga Semambung menginginkan harga yang layak. Sebab hampir keseluruhan yang terdampak adalah pemukiman warga Semambung.

Salah satu warga Semambung, Sukardi mengungkapkan, dirinya menginginkan permeter tanahnya dibeli seharga Rp1 juta, belum termasuk bangunan rumah. Pria kelahiran 1952 silam tersebut memiliki tanah seluas 1.200 meter persegi yang terdampak pembangunan Jembatan KaRe ini.

"Ada sebagian dapur dan kandang ternak saya yang terdampak, sehingga saya berharap mendapat harga yang setimpal," terangnya.

Untuk kedepanya sendiri jika memang tanahnya terdampak pembangunan tersebut dirinya belum merencanakan bakal pindah kemana. Namun, dengan uang yang didapatnya ia berharap bisa membeli tanah baru untuk dibuat rumah. [din/mu]

Tag : jembatan, pembangunan, jembatan kanor, jembatan rengel, pembangunan bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat