18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Buah Lokal Sempat Kuasai Pasaran Saat Pandemi

blokbojonegoro.com | Tuesday, 09 June 2020 08:00

Buah Lokal Sempat Kuasai Pasaran Saat Pandemi

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Selama pandemi covid-19, komoditi buah lokal sempat menguasai pasar tradisional. Salah satunya di pasar buah Banjarejo Bojonegoro, hal tersebut berakibat kurangnya pasokan buah import yang diikuti dengan lonjakan harga yang sempat melejit.

Berkurangnya pasokan buah import yang diikuti dengan lonjakan harga, tentu menjadi peluang bagi buah lokal untuk mengisi pasar.

Salah seorang pedagang buah di pasar Buah Banjarejo, Bojonegoro, Atun mengatakan, sejak Pandemi Covid-19 buah lokal menguasai pasaran, sebab pasokan buah import sempat sulit didapatkan.

"Sejak awal Pandemi, memang buah lokal sempat merajai pasaran dikarenakan stok buah import berkurang serta harganya yang melejit, sehingga banyak warga yang beralih konsumsi buah lokal," ungkap Atun.

Atun juga mengatakan, buah lokal yang ramai diminati sejak pandemi yakni, buah apel malang, salak pondoh sleman dan jeruk jember.

Sementara itu, buah import yang mengalami kelonjakan harga drastis yakni, buah apel Fuji. Yang semula Rp30.000 kini naik Rp35.000/kilogram.

Senada dengan Tika, warga Banjarsari mengatakan, minat warga terhadap buah lokal memang melonjak semenjak pandemi. Sebab selain harga yang relatif ringan di pasaran, buah lokal ini juga mudah didapatkan di pasar.

"Selama pandemi ini saya sering membeli jeruk banyuwangi, selain harganya relatif murah. Untuk mendapatkan stok jeruk banyuwangi di pasaran juga mudah," pungkasnya. [liz/mu]

Tag : Buah, buah lokal, pasar buah, pasar



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat