20:00 . Gelar Salat Idul Fitri Besok, Takmir Masjid Agung Imbau Jemaah Tertib Prokes   |   18:00 . Tradisi Nyekar Ke Makam, Sebelum Lebaran   |   17:00 . Jelang Lebaran, Pendapatan Salon Meningkat   |   16:00 . 99,13 Persen Warga Bojonegoro Terintegrasi JKN-KIS   |   15:00 . Harga Jilbab Merangkak Naik, Jelang Lebaran Pembeli Juga Meningkat   |   14:00 . Kapolres Bojonegoro Imbau Warga Tidak Melakukan Takbir Keliling   |   13:00 . Jembatan Glendeng Ambles, Kapolsek Soko Tinjau Kembali   |   10:00 . SMK Migas Bojonegoro Bagi Takjil Kepada Masyarakat   |   09:00 . Jelang Lebaran, Jasa Ekspedisi Kebanjiran Paket Barang   |   08:00 . Chef Sarwan Berbagi dengan Yatim-Dhuafa Sarangan   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   06:00 . Chef Sarwan Bersama Yatim dan Dhuafa   |   22:00 . Tiga Narapidana Lapas Bojonegoro Langsung Bebas Saat Lebaran   |   21:00 . Komisi A DPRD Bojonegoro Tanggapi Aduan Masalah Rekrutmen Perangkat Desa   |   20:00 . EMCL Salurkan Dukungan 1,320 Sembako di Wilayah Operasi   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Harga Cabai di Petani Terus Anjlok

blokbojonegoro.com | Thursday, 20 August 2020 18:00

Harga Cabai di Petani Terus Anjlok

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Harga cabai semakin mrosot semenjak pertengahan Agustus 2020. Harga jual di kalangan petani anjlok hingga Rp 5000 perkilogram.

Petani Asal Desa Sengon, Kecamatan Ngambon, Sukarman mengatakan, sudah seminggu ini harga cabai terus turun. Awal Agustus lalu, harga lelang masih menyentuh Rp 8.000/kg, namun setelah itu terus turun menjadi Rp6.000 dan hari Kamis (20/8/2020) hanya Rp 5.000/kg.

"Jelas petani rugi kalau hanya segitu Rp5.000 per kilogram," jelasnya saat ditemui di ladang.

Dia mengatakan, idealnya harga cabai di kisaran Rp15.000/kg. Menanam cabai membutuhkan biaya yang besar untuk pemupukan dan penyemprotan hama.

"Kalau dihitung rugi, sedangkan biaya perawatan juga mahal," katanya.

Rendahnya harga ini, diyakininya sebagai dampak Covid-19. Dalam pasar lelang, banyak pedagang tidak berani mematok harga tinggi. Mereka kesulitan menjual ke pasaran, karena memang aktivitas di pasar terbatas.

"Mau bagaimana lagi, kalau tidak dipetik akan busuk," ujarnya pasrah.[her/ito]

Tag : harga, cabai, petani, sengon, ngambon

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat