09:00 . Polres Bojonegoro Gencarkan Sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2022   |   07:00 . Tanya Dokter Jiwa: Dok, Benarkah Depresi Terjadi karena Kurang Ibadah?   |   18:00 . Ada Kebocoran dan Perbaikan Saluran, PDAM Buka Dropping Air Bersih   |   17:00 . Ibadah Apa yang Dianjurkan Rasulullah di Malam Jumat?   |   16:00 . SKK Migas Akan Kembali Menggelar Konvensi Hulu Migas   |   15:00 . Pasutri Curanmor yang Tertangkap di Balen, Divonis Dua Tahun Penjara   |   13:00 . PT Pertamina EP Sukowati Field Meraih Penganugerahan Piala PSBE dari Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM   |   12:00 . Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Kunker di Lapas IIA Bojonegoro   |   09:00 . Disperinaker; 1.625 Tenaga Kerja Masih Aktif Bekerja di Proyek JTB   |   08:00 . Harga Tembakau Rajang Kering Tinggi, Petani Sumringah   |   07:00 . 5 Cara untuk Menghentikan Kebiasaan Anak Menggigit Kuku   |   19:00 . Prgoram Pengembangan Masyarakat Selesai, EMCL Gandeng PC GP Ansor Serahkan ke Desa   |   18:00 . Diserahkan ke Dinsos Jatim, Bayi Mungil Diberi Nama Hilya Qonita   |   16:00 . Usai Telur dan Cabai, Kini Harga Daging Ayam Kompak Turun   |   15:00 . Pemuda Asal Temayang Sukses Lestarikan Batik Tulis   |  
Fri, 07 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Harga Cabai di Petani Terus Anjlok

blokbojonegoro.com | Thursday, 20 August 2020 18:00

Harga Cabai di Petani Terus Anjlok

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Harga cabai semakin mrosot semenjak pertengahan Agustus 2020. Harga jual di kalangan petani anjlok hingga Rp 5000 perkilogram.

Petani Asal Desa Sengon, Kecamatan Ngambon, Sukarman mengatakan, sudah seminggu ini harga cabai terus turun. Awal Agustus lalu, harga lelang masih menyentuh Rp 8.000/kg, namun setelah itu terus turun menjadi Rp6.000 dan hari Kamis (20/8/2020) hanya Rp 5.000/kg.

"Jelas petani rugi kalau hanya segitu Rp5.000 per kilogram," jelasnya saat ditemui di ladang.

Dia mengatakan, idealnya harga cabai di kisaran Rp15.000/kg. Menanam cabai membutuhkan biaya yang besar untuk pemupukan dan penyemprotan hama.

"Kalau dihitung rugi, sedangkan biaya perawatan juga mahal," katanya.

Rendahnya harga ini, diyakininya sebagai dampak Covid-19. Dalam pasar lelang, banyak pedagang tidak berani mematok harga tinggi. Mereka kesulitan menjual ke pasaran, karena memang aktivitas di pasar terbatas.

"Mau bagaimana lagi, kalau tidak dipetik akan busuk," ujarnya pasrah.[her/ito]

Tag : harga, cabai, petani, sengon, ngambon



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 03 October 2022 18:00

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel Guna menyiapkan santri terampil menulis, Pondok Pesantren (PonPes) Al-Manshur yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 1, Dukuh Bangle Rt. 01 Rw 11, Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat