17:00 . Baru Terbentuk, Pengkab ISSI Bojonegoro Berangkatkan Belasan Atlet Ikut Kejurprov   |   16:00 . Dinas PMD Bojonegoro Luncurkan Aplikasi Siap Desa   |   15:00 . Pemdes Ngampel Gelar Lomba Senam dan Berbagi Ratusan Sembako   |   13:00 . Harga Daging Ayam Merangkak Naik   |   12:00 . Puluhan Kader IPNU IPPNU Mengikuti Diklatama DKAC CBP KPP Balen   |   11:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Dilantik PB IKA PMII   |   10:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Update 10 jenis vaksin Covid-19 di Indonesia: Perbedaan dan Efek Sampingnya   |   18:00 . Dukung Potensi Atlet, Pemkab Bojonegoro Segera Luncurkan KPOB   |   13:00 . Kemendag Mengungkap 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis   |   12:00 . 34 Daerah di Jatim Masuk Asesmen Level 1   |   08:00 . DPRD Sepakati Kenaikan Tamsil GTT/PTT Hingga Realisasi Beasiswa dan Rehab Ruang Belajar   |   07:00 . Jangan Dijadikan Kebiasaan, Ini 3 Dampak Buruk Mengucek Mata   |   21:00 . Akibat Korsleting Listrik, Toko Obat Pertanian di Temayang Terbakar   |   20:00 . PPKM Dilonggarkan, Jumlah Penumpang Bus Meningkat   |  
Sun, 17 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Budi Kurniawan, Inisiator Pasar Sor Greng

Kembangkan Wisata Berawal dari Menyantap Makanan di Pinggir Bengawan

blokbojonegoro.com | Sunday, 06 September 2020 17:00

Kembangkan Wisata Berawal dari Menyantap Makanan di Pinggir Bengawan

Penulis : Yudi Kuswanto

blokBojonegoro.com – Masih terbilang baru lokasi wisata di pinggir Sungai Bengawan Solo ini telah mampu menarik wisatawan dari luar daerah Bojonegoro. Di awali bulan Januari 2019 lalu, Budi Kurniawan menginisiasi terbentuknya destinasi wisata yang memanfaatkan bantaran sungai.

Berawal saat libur kerja sebagai penjual stiker di depan gedung Serba Guna Kabupaten Bojonegoro, dan keinginan dirinya untuk menyantap makanan di tepi sungai, siapa sangka mampu melahirkan sektor ekonomi kreatif untuk masyarakat.

“Ide awalnya pas saya libur kerja saya ingin makan di pinggir bengawan kan ada bambu-bambu, kalau di sini sekumpulan pohon bambu namanya greng. Saya meminta istri untuk mengambilkan makanan, ternyata makan dipinggir bengawan seperti beda nuansanya enak, adem dan dapat membangkitkan selera makan,” paparnya.

Setelah terwujudnya tempat wisata, kemudian Budi membentuk paguyuban yang namanya disamakan dengan nama destinasi wisata buatanya. Tidak mudah bagi ia untuk mewujudkan tempat rekreasi murah tapi nyaman seperti saat ini.

Tepat dua minggu setelah hari peresmianya, Budi, bernostalgia sambil menceritakan kepada blokBojonegoro.com banjir sungai Bengawan Solo menerjang Pasar Sor Greng. Akibatnya sarana-prasarana yang telah jadi dibangun, hancur dilanda banjir.

“Jadi pertama, pembukaan, ramai banget minggu ke dua banjir.  Diam semua itu udah pada kehabisan modal semua, udah bagus ternyata banjir,” ingatnya.

Ke depan untuk mengembangkan wilayah Pasar Sor Greng, keinginan Budi adalah agar wilayah tempat tinggalnya dapat menjadi kampung wisata di kemudian hari. Tak lain dengan tujuan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat sekitar. [ito]

Tag : sejarah, wisata, sor, greng, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat