10:30 . Umar: Sanksi Komdis ke Persibo Tak Fair, Kita Dicurangi   |   08:00 . Persibo Bojonegoro Diberikan Sanksi Komdis PSSI Jatim   |   07:00 . Mengenal Tantrum Anak, Serta Bagaimana Cara Menanganinya   |   21:00 . Kemendag: Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal dan Tahun Baru   |   19:00 . Kasur Busa Jadi Tren, Pengusaha Kasur Kapas Bertahan untuk Tetap Ada   |   18:00 . Antisipasi Lonjakan Covid Jelang Nataru, Stok Plasma Konvalesen di Bojonegoro Terpantau Aman   |   16:00 . Pemkab Salurkan BLTD Penanganan Kemiskinan Ekstrim di Bojonegoro   |   15:00 . Dilewati Dump Truk, Jembatan Penghubung Desa Sumbertlaseh Ambruk   |   14:00 . Menang 1-0, Boromania Antusias Sambut Kedatangan Tim Persibo   |   11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |  
Sat, 04 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

4 Desa di Kecamatan Malo Laksanakan Ujian Tulis Serentak

blokbojonegoro.com | Tuesday, 06 October 2020 15:00

4 Desa di Kecamatan Malo Laksanakan Ujian Tulis Serentak

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Sebanyak 50 peserta ujian dari 4 desa di Kecamatan Malo, Selasa (6/10/2020) mengikuti ujian tulis yang digelar serentak di SMPN 1 Malo. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, sebelum ujian tulis dilaksanakan, semua peserta ujian tulis diberikan arahan oleh panitia perihal pelaksanaan ujian tersebut. Namun saat arahan diberikan arahan pelaksanaan itu, ada beberapa peserta khawatir tentang adanya kecurangan saat pelaksanaan maupun penilaian hasil ujian tersebut.

"Memang ada kekhawatiran dari peserta yang mengikuti ujian tulis parades ini," ungkap Camat Malo, Djamari.

Menurut Djamari kekhawatiran tersebut dianggap sudah biasa, bahkan dirasa hal itu cukup wajar dan menunjukkan bahwa setiap peserta sudah jeli dalam menyingkapi atau mengantisipasi adanya kecurangan yang akan terjadi pada saat pelaksanaan hingga penilaian hasil ujian nantinya.

"Perlu diingat pihak Kecamatan hanyalah memfasilitasi pelaksanaan ujian, untuk semuanya kembali ke masing-masing panitia Desa," terang Djamari.

Pada pelaksanaan ujian tulis ini, semua panitia desa menggandeng pihak ke tiga yakni Universitas Airlangga (Unair) sebagai pembuat soal ujian tes tulis ini. Digandengnya pihak ke tiga itu juga sebagai langkah antisipasi adanya kecurangan maupun untuk menjaga kenetralan dari semua pihak.

Adapun desa yang melaksanakan pelaksanaan ujian tulis yakni pertama Desa Malo yang memperebutkan jatah Kaur Keuangan, pada pelakasanaan ujian tersebut ada 9 orang yang mengikuti ujian tes. Ke dua Desa Sukorejo yakni untuk mengisi kekosongan Kepala Dusun (Kasun) Ledok, untuk jumlah yang mengikuti ujian ada 5 peserta.

Selanjutnya, Ketiga, Desa Tinawun ada 3 lowongan parades yang kosong yakni Sekretaris Desa (Sekdes), Kasi Pemerintahan dan Kepala Dusun (Kasun). Adapun untuk rincianya yakni ujian merebutkan kursi Sekretaris desa (Sekdes) diikuti sebabyak 3 peserta, kursi Kasi Pemerintahan diikuti 2 peserta dan Kepala Dusun (Kasun) Ledok diikuti sebanyak 2 peserta.

Di Desa Sumberejo ada 2 jabatan parades yang kosong yakni Kasi Pemerintahan dan Kaur Keuangan. Untuk merebutkan Kasi Pemerintahan didesa setempat ada 12 peserta yang mengikuti ujian dan 17 peserta ikut memperebutkan jabatan Kaur Keuangan Desa Sumberejo.

Terpisah, Reny salah satu peserta ujian tes tulis perangkat mengatakan, dirinya meminta panitia dalam ujian ini untuk terbuka hingga penilaian selesai. "Kami minta panitia dari awal hingga sampai penilaian agar kami diikut sertakan untuk melihat hasil ujian kami," ucapnya.

Menurutnya, semua peserta harus dilibatkan untuk bisa melihat secara langsung hasil penilaian hasil ujian setiap peserta, hal itu, sebagai salah satu antisipasi agar tidak ada kecurangan serta mengantisipasi adanya pihak  panitia yang bermain main di pengisian perangkat ini.

"Makanya, peserta meminta untuk koreksi hasil ujian bisa di selesaikan dan dinilai secara langsung ditempat ujian," pungkas Reny warga Desa Sumberejo, Kecamatan Malo.[saf/ito]

Tag : seleksi, tes, tulis, bojonegoro, malo, perangkat, desa



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more