07:00 . Mematikan Dering HP Saat Salat, Apakah Batal?   |   06:00 . Kemenkeu dan Puspenma Kemenag Bahas Akselerasi Penyaluran Beasiswa   |   23:00 . Petugas Lakukan Olah TKP di Rumah Adik Pengasuh Ponpes Attanwir   |   22:30 . Iringan Doa Santri Ponpes Attanwir Percepat Pemadaman Api   |   22:00 . Kerjasama Tim Pemadam dan Santri Ponpes Attanwir   |   21:30 . Lantai Atas Rumah Adik Pengasuh Ponpes Attanwir Terbakar   |   20:00 . Kepemimpinan Pengawas di Bojonegoro Berakhir, Peserta Didorong Wujudkan Birokrasi Adaptif dan Inovatif   |   17:00 . Penyebab PHK Massal di Pabrik Rokok Bojonegoro: Cukai Mahal dan Rokok Ilegal   |   15:00 . 596 Buruh Pabrik Rokok di MPS Padangan Bojonegoro Kena PHK, Ini Penyebabnya..!   |   12:00 . Personil Dewa 19 Langsung dari Surabaya, Crew Lainnya di Bojonegoro   |   11:00 . Tidak Ada Sound Horeg di Bojonegoro   |   10:00 . Brewog, Mandala, RA Audiopro, Alvaro Audio Hingga Blizzard Getarkan Pucangarum   |   09:00 . Woww...! Pesona Pucangarum Cultural Carnival 2025   |   19:00 . 8,5 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan, Total Rp12,6 Miliar   |   18:30 . Optimalisasi Dana Umat, Potensi Capai Rp500 Triliun   |  
Fri, 29 August 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Disiplin Protokol Kesehatan Guna Antisipasi Lonjakan Ke-2 Pandemi

blokbojonegoro.com | Friday, 13 November 2020 09:00

Disiplin Protokol Kesehatan Guna Antisipasi Lonjakan Ke-2 Pandemi

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Masyarakat di berbagai belahan dunia saat ini sedang mengalami fenomena second wave pandemi Covid-19. Second wave atau lonjakan kedua adalah tren kenaikan kasus yang kembali memuncak setelah mengalami kurva penambahan kasus yang melandai. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat Indonesia untuk waspada.

"Bahwa lonjakan kasus, merefleksikan kenaikan kasus aktif atau orang yang sakit, baik yang tengah menjalani isolasi atau dirawat akibat Covid-19," jelasnya saat memberikan keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden,

Wiku kembali mengingatkan, menurut World Health Organization (WHO), gejala Covid-19 akan muncul atau dapat dirasakan setelah 5 atau 6 hari dari terpapar virus Covid-19. Atau juga, paling lama dapat dirasakan setelah 14 hari, bahkan terkadang tidak tampak sakit.

Pada umumnya, ada dua istilah untuk membedakan pasien Covid-19. Ialah, asimtomatik yang berarti dapat menularkan tanpa menunjukkan gejala apapun dan presimptomatik yang berarti orang yang masih dalam tahap pengembangan gejala atau berada dalam masa inkubasi.  

Wiku juga merujuk pada 3 penelitian yaitu dari Kronbichler et al pada 506 pasien dari 36 studi (2020), He et al pada 50 pasien dari 114 studi (2020), dan Yu et al pada 79 pasien dari 3 Rumah Sakit di Wuhan China tahun 2020. Ketiga penelitian itu menyatakan bahwa, kebanyakan penderita Covid-19 yang tidak bergejala adalah populasi berusia muda dan berpotensi menularkan orang-orang sekitarnya.

"Hal ini fenomenanya juga terjadi di Indonesia. Berdasarkan hasil riset itu, apabila seseorang terlihat sehat, bukan berarti mereka terbebas atau tidak berada dalam kondisi sakit," tambah Wiku.

Karenanya ia meminta masyarakat untuk terus menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan. Karena efektifitas penekanan risiko penularan akan lebih maksimal dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Saya himbau masyarakat jangan lengah, karena pandemi masih berlangsung. Dan saya apresiasi seluruh elemen, baik tenaga kesehatan, komunitas,  pemerintah dan masyarakat karena kerjasamanya bisa bertahan di mas pandemi Covid-19 sampai sekarang," Wiku menyampaikan.

Tag : satgas covid 19, covid 19, ingat pesan ibu, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, cuci tangan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




No comments

blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 26 August 2025 09:00

    KKN Institut Attanwir

    Sambel dan Wedang Sereh dari Balongrejo

    Sambel dan Wedang Sereh dari Balongrejo Di balik tenangnya kehidupan Desa Balongrejo, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, tersimpan potensi besar yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Desa yang kaya akan tanaman herbal, seperti sereh, ternyata semakin...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat