20:00 . Diresmikan Jokowi dari Trenggalek, Intip Keindahan dan Manfaat Bendungan Gongseng   |   19:00 . Presiden RI Tak Berani ke Bojonegoro, Ada Apa?   |   18:00 . Smart City 2021 Kabupaten Bojonegoro   |   17:00 . Urus Administrasi, Pemdes Sukorejo Terapkan Wajib Miliki Kartu Vaksin   |   16:00 . Di Trenggalek, Bupati Bojonegoro dan Gubernur Jatim Dampingi Jokowi Resmikan Dua Bendungan   |   15:00 . Inilah Pemenang Undian Simpeda Bank Jatim Cabang Bojonegoro   |   14:00 . Atlet Renang Bojonegoro Raih 1 Emas dan 2 Perak di Jatim Open 2021   |   13:00 . Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Gongseng   |   12:30 . blokTuban.com Ulang Tahun Ke-6, CEO BMG Resmi Launching TDF   |   12:00 . Detik-detik Jokowi Resmikan Bendungan Gongseng Bojonegoro   |   11:00 . Bukan Lagi Diving, Neymar Cedera Parah   |   10:00 . Buktikan Bojonegoro Sebagai Karsyan Era Majapahit, Pemkab Gelar FGD Sejarah   |   09:00 . Ulang Tahun blokTuban.com ke- 6 dan Launching Tuban Digital Forum   |   07:00 . Jangan Abaikan Nyeri Dada pada Anak, Ini Bahayanya!   |   22:00 . BPBD Imbau Warga Waspada Hujan dengan Intensitas Tinggi   |  
Wed, 01 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Meski Pandemi, Orang Tua dan Anak Bisa Terus Asah Kreativitas

blokbojonegoro.com | Saturday, 12 December 2020 10:30

Meski Pandemi, Orang Tua dan Anak Bisa Terus Asah Kreativitas

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Pandemi Covid-19 bukan halangan untuk tetap produktif dan kreatif. Justru karena aktivitas kita lebih banyak di rumah saja, waktu-waktu ini bisa dimanfaatkan untuk lebih dekat dengan keluarga, terutama memberikan waktu lebih kepada anak-anak, menemani mereka dalam masa tumbuh kembangnya.

Muhammad Luqman Baehaqi, Pendiri Komunitas PRAKARDUS, bercerita pengalaman inspiratifnya memanfaatkan waktu secara kreatif bersama anak-anak, “Awalnya berkreasi dengan kardus ini sebagai solusi untuk memberi kegiatan sekaligus hiburan pada anak karena rumah kami jauh dari pusat hiburan dan pusat perbelanjaan. Kemudian kegiatan kami pun diminati banyak orang sehingga berlanjut memberi workshop tiap akhir minggu”, kisahnya disampaikan dalam Dialog Produktif bertema Pandemi Tak halangi Kreasi yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Berbicara mengenai kreativitas, Elizabeth Santosa, Psikolog Anak dan Pendidikan, mengungkapkan bahwa kreativitas adalah salah satu kemampuan manusia yang sudah ada dalam diri untuk bisa digunakan dalam mencari jalan keluar. “Jadi kalau saya bisa katakan, kreatif itu hubungannya dengan solusi, mencari jalan keluar, proses membuat keputusan. Bukan selalu tentang menghasilkan prakarya saja,” tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kreativitas itu biasanya muncul dalam masa sulit. “Biasanya pada saat kita dalam kondisi adem ayem, enak, atau nyaman kreativitas jarang muncul. Namun kreativitas akan muncul kalau dalam keadaan kepepet. Idealnya, pada masa gelap seperti masa pandemi ini harusnya banyak kreativitas yang muncul,” katanya.

Elizabeth Santosa juga berpesan kepada orang tua, agar di masa pandemi ini jangan memberikan terlalu banyak fasilitas gadget agar menstimulus kreativitas anak-anak. “Biarkan mereka berfikir. Seperti yang dilakukan pak Luqman Baehaqi. Kasih kardus atau spidol, terserah nanti itu mau jadi apa. Nanti kalau anak-anak menyerah, baru kita ajak untuk bikin sesuatu bersama-sama. Tapi, kalau selalu dibantu, dan diberikan terlalu banyak fasilitas, kemampuan kreativitasnya tidak berkembang, tidak terstimulasi, harus ada sesuatu yang menstimulus,” terangnya.

Dalam proses menjadi kreatif, menurut Luqman orang tua dan anak tidak perlu berpikir terlalu jauh tentang bagaimana hasil akhirnya nanti, tapi fokus untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. “Saya sebenarnya lebih senang mengatakan, bahwa ketika kita tahu alasan untuk melakukan sesuatu, anak-anak juga turut merasakan apa yang kita rasakan. Ini lebih baik daripada, sekadar mencari tahu apa yang harus kita lakukan,” tutur Luqman Baehaqi.

Pernyataan Luqman Baehaqi juga diperkuat oleh Elizabeth Santosa, “Menurut saya, setiap pembelajaran itu bisa kita dapat dari kehidupan kita sehari-hari, tergantung bagaimana kita melihatnya saja. Jadi, buat semua orang tua, dalam masa pandemi ini, kita berharap vaksin segera ada di tahun 2021. Bertahan lebih lama lagi di rumah untuk anak-anak kita. Gunakan waktu selama pandemi ini sebaik-baiknya untuk keluarga kita,” tutupnya.

Tag : vaksin, sinovac, ingat pesan ibu, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun, satgas covid 19, virus corona, covid 19, vaksin covid 19



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more