09:00 . Kawula Muda, Yuk Ikuti Dance Competition Ngelenyer Piala Bupati Bojonegoro 2022   |   08:00 . Bupati Anna Terbitkan SE Jam Kerja Terbaru Bagi Para ASN Pemkab Bojonegoro   |   07:00 . Jangan Marahi Anak yang Berbohong, Begini 3 Langkah Menghadapinya   |   20:00 . Tim Pemberdayaan Sahabat Pertamina Pamerkan Karya Lansia Produktif   |   19:00 . Hari Ini Cabor Atletik Sumbang Medali Emas, Perak dan Perunggu   |   18:00 . 41 Guru Terima SK PPPK Kemenag Bojonegoro   |   15:00 . Kerjasama Perhutani dan Kimia Farma Surabaya Gelar Vaksinasi untuk Masyarakat Umum   |   14:00 . PDM Bojonegoro Tetapkan 10 Dzulhijjah Jatuh 9 Juli 2022   |   12:00 . Satpol PP Jatim Beri Pelatihan Satgas Linmas Wilayah Bakorwil Bojonegoro   |   08:00 . PBNU Tetapkan Awal Dzulhijjah 1 Juli 2022   |   07:00 . Stres Selama Kehamilan Pengaruhi Jenis Kelamin Anak, Ini   |   17:00 . Kunjungi Donggala, Mendag Zulkifli Hasan: Pastikan Fokusnya Bukan Hanya Pulau Jawa   |   16:00 . Penentuan Idul Adha, LFNU Bojonegoro Menunggu Hasil Istbat   |   15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |  
Fri, 01 July 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pengalaman Meresahkan Saat Nomor Dijaminkan Orang Asing untuk Pinjol

blokbojonegoro.com | Wednesday, 16 June 2021 21:00

Pengalaman Meresahkan Saat Nomor Dijaminkan Orang Asing untuk Pinjol

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Saat ini semakin berkembangnya tekhnologi informasi membuat banyak hal dilakukan via daring, termasuk jika membutuhkan pinjaman. Seiring perkembangan ini pula, banyak pinjaman online dengan jaminan yang cukup mudah serta bunga yang sedikit yang membuat masyarakat semakin tertarik.

Namun sayangnya, seringkali jasa pinjaman online ini meresahkan orang lain, tidak hanya peminjam tapi juga pemilik nomor yang digunakan sebagai jaminan pinjaman tersebut. Hal itu kerap terjadi saat ini, tanpa kita sadari banyak nomor yang tidak kita kenal tiba-tiba memberikan informasi tagihan pinjaman utang.

Salah seorang mahasiswa salah satu kampus yang berada di Bojonegoro dengan inisial nama AL menuturkan bahwa akhir-akhir ini dirinya telah diteror beberapa nomor baru dengan modus menagih utang.

"Saya diteror melalui telepon biasa hingga WA, dan itu tidak hanya sekali dua kali. Dalam sehari kadang bisa dihubungi hingga 5 kali," ujarnya.

AL mengetahui hal tersebut saat dirinya mengangkat telepon dari nomor tersebut. Kemudian nomor tersebut menyebutkan jumlah tagihan yang harus dibayar serta tenggang waktu pelunasan. Selain itu, dirinya diteror melalui chat WA untuk segera melunasi tagihan.

"Saat telfon itu bilang atas nama orang lain jadi saya segera matikan telfonnya, namun beberapa menit kemudian saya di WA. Dalam WA itu ada KTP serta nama peminjam, namun saya tidak mengenali orang tersebut," imbuhnya.

Sementara itu, chat WA tersebut memberikan informasi terkait peminjam yang belum melunasi hutangnya dan telah melebihi tenggang waktu yang ada. Namun AL tidak merespon chat tersebut dan segera memblokir nomor tak dikenal itu.

Selang beberapa hari, dirinya mengaku diteror kembali dengan nomor yang berbeda. Akan tetapi identitas peminjam masih tetap sama. Hingga pada akhirnya setiap nomor yang masuk ia blokir dan tidak ada lagi nomor penagih utang tersebut yang menghubungi dirinya.

"Ada 3 kali saya ditagih utang dengan nomor yang berbeda. Namun itu bukan kerabat atau teman saya yang mengutang. Sekali saya diganggu lewat WA saya blokir dan blokir lagi, namun pihak sana menggunakan nomor yang lain untuk menghubungi saya lagi," tutupnya. [lyn/lis]

 

 

Tag : Pinjaman, online, jaminan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat