23:00 . Inilah Jejak Karier DR. Didik Farkhan Alisyahdi, Kajati Banten   |   22:00 . Didik Farkhan, Putera Terbaik Bojonegoro Jabat Kajati Banten   |   20:00 . IHC RSPP Jadi Bagian Mayo Clinic Care Network   |   16:00 . Limbah Sampah di TPA Diolah Jadi Bensin dan Solar   |   14:00 . Selama Tahun 2022, PETI Dominasi Kasus Hukum Sektor Pertambangan Minerba   |   13:00 . Diberangkatkan Bupati, STIKES Rajekwesi Mulai KKN Tematik Desa Tangguh   |   07:00 . 7 Cara Bersyukur Setiap Hari, Hidup Akan Lebih Bahagia   |   23:00 . Libatkan Puluhan Pekerja Kreatif dan Ratusan Ekstras asli Bojonegoro   |   22:00 . Tangis Haru Mbah Painem Asal Gondang Bisa Masuk Film Internasional   |   20:00 . Tayang Perdana di Bojonegoro, Film Autobiography Disambut Warga   |   19:00 . Jalan Utara Pasar Kota Bojonegoro Jadi Dua Arah, Dishub : Murni Program Pemkab   |   18:00 . Benarkah Pedagang Pasar Wisata Akan Ditarik Iuran Rp200 Ribu?   |   16:00 . Angka Partisipasi Daftar PPS Tinggi, KPU Provinsi Jatim Beri Apresiasi   |   15:00 . Healing Budget Minimalis, Nikmati Kopi Senja di Flyover Gayam   |   14:00 . Kiai Afifuddin Muhajir: Piagam PBB dalam Bingkai Syariat; Serial Halaqah Fikih Peradaban Lirboyo   |  
Fri, 27 January 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bupati Usulkan Nama Jalan KH. Moh. Sholeh

blokbojonegoro.com | Sunday, 08 August 2021 08:00

Bupati Usulkan Nama Jalan KH. Moh. Sholeh

Kontributor: Maulina Alfiana

blokBojonegoro.com - Banyak jalan mulai didata ulang penamaannya oleh Pemkab Bojonegoro. Termasuk karena ada tokoh-tokoh besar di wilayah sekitar lokasi.

Seperti jalan raya dari perempatan Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro ke selatan. Bupati Bojonegoro Hj. Anna Mu'awanah mengusulkan nama jalan menjadi KH. Moh. Sholeh.

"Saya mengusulkan menjadi Jalan KH. Moh. Sholeh. Sebab, ada tokoh besar Pendiri Pondok Pesantren Attanwir," kata Bupati Anna saat hadir secara virtual di Haul ke-29 almaghfurlah KH. Moh. Sholeh beberapa hari lalu.

Menurut bupati pertama di Kabupaten Bojonegoro, jika keluarga memang tidak meminta seperti itu, tapi ini adalah wujud penghargaan tinggi dari Pemkab Bojonegoro untuk tokoh-tokoh yang berjasa.

"Keluarga tidak meminta. Ini adalah penghormatan tinggi dari Pemkab Bojonegoro untuk tokoh setempat. Selain jalan yang ada di Talun, akan didata lagi di beberapa tempat lain," jelasnya.

Kabupaten Bojonegoro terus berbenah dan membangun infrastruktur demi memberikan akses maksimal ke masyarakat. Harapannya, jika jalan bagus, maka ekonomi akan berdampak lebih meningkat. 

Selain jalan, jembatan, serta fasilitas lain, Sumber Daya Manusia (SDM) juga diberikan peluang besar untuk maju. Yakni melalui beasiswa satu desa dua sarjana. Ke depan, akan lebih diperluas lagi. [lin/ito]

 

Tag : Jalan, kebijakan, Kiai, Sholeh, Attanwir



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more