18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pertamina EP Sukowati Field Tanam Pohon Buah di Kawasan Waduk Gongseng

blokbojonegoro.com | Sunday, 30 October 2022 16:00

Pertamina EP Sukowati Field Tanam Pohon Buah di Kawasan Waduk Gongseng

 

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Terik matahari pagi terasa sejuk menemani aktivitas para peserta tanam pohon di area Waduk Gongseng yang ada di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.

Tanam pohon ini sebagai upaya melestarikan lingkungan itu, khususnya revitalisasi sumber air di Bojonegoro pada Waduk Gongseng dan Waduk Pacal, dilakukan oleh Pertamina EP Field Sukowati bersama sejumlah pemangku kebijakan. Mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah daerah.

Total 1320 bibit pohon jenis buah-buahan yaitu alpukat, mangga, rambutan, dan jambu ditanam serentak di perbukitan dekat aliran Waduk Gongseng yang juga menjadi objek konservasi wisata di Bojonegoro bagian selatan.

Pemangku kebijakan, seperti ADM Perhutani Bojonegoro, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kehutanan Cabang Bojonegoro, Forkopimcam Temayang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan Perhutani wilayah Bojonegori turut aktif dalam kegiatan. 

Tampak pula puluhan pelajar dari SMA Negeri 1 Bojonegoro yang terhimpun dalam kader lingkungan, berikut pegiat lingkungan World Clean Day Bojonegoro menanam harapan besar melalui bibit-bibit kecil pohon berbuah itu.

Field Manager (FM) PT Pertamina EP Sukowati Field, Totok Parafianto mengucapkan terimakasih kepada semua elemen yang turut mengikuti tanam pohon. Kegiatan kali ini juga ditujukan untuk memeriahkan Hari Jadi Bojonegoro (HJB).

"Pertamina EP hadir dan berupaya untuk melakukan penanam pohon di sekitar Waduk Gongseng," ucap Totok Parafianto, Minggu (30/10/2022).

Tanaman pohon jenis buah ini, sambung Totok, diharapkan agar ke depan pohon yang telah ditanam dapat dinikmati kerindangannya dan dinikmati pula buahnya oleh masyarakat. Pihaknya menambahkan, tahun ini penanaman pohon tak hanya di fokuskan di kawasan Waduk Gongseng di Petak 64 a RPH Tretes BKPH Tretes dengan luas lahan 1 hektare. Namun juga di area ring 1 perusahan.

Kegiatan tanam pohon yang rutin dilakukan oleh Pertamina EP, diharapkan mampu mencegah terjadinya bencana banjir maupun tanah longsor.

"Harapannya, mampu memberi dampak positif terhadap lingkungan. Khususnya yang berada di Kabupaten Bojonegoro," tandasnya.

Di tempat yang sama, Muhamad Hanif mewakili Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro mengungkapkan jika pihaknya telah melakukan dua kali penanaman pohon pada tahun ini. Baik bersama instasi lain, maupun bersama PT. Pertamina EP.

Hanif menceritakan, awal musim hujan tahun ini warga menghadapi banyak bencana, terutama angin puting beliung. Dapat dipastikannya, hal itu berpotensi terjadi dimana saja.

"Karena apa, kalau kita melihat dari atas sini sudah tidak ada banyak pohon yang terlihat, hanya dataran tanah yang ditanami jagung. Kemudian nanti pada saat puncaknya musim penghujan itu akan terjadi lagi bencana banjir maupun tanah longsor, banjir bandang," katanya.

Dia menambahkan, cuaca panas yang bukan main, kemudian kekeringan karena ada indikasi bahwa Bojonegoro ini sudah di ambang batas limit untuk kecukupan air yang ada di dalam tanah, yang mana kemungkinan jika tidak segera bergerak untuk menanam pohon dan upaya lainnya, mungkin 10 atau 15 tahun lagi merasakan segarnya air.

"Maka saya ucapkan terima kasih, Pertamina EP yang setiap tahun selalu berkontribusi untuk selalu menanam pohon," ungkap Hanif mengapresiasi peran Pertamina EP dalam upaya peduli lingkungan.

Sebagai pemangku kawasan hutan, Kepala Perhutani Bojonegoro Irawan Darwanto Jati selalu berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan khususnya hutan supaya pada musim hujan tak terjadi banjir dan kekeringan di masa kemarau.

"Kami berharap dijaga betul-betul. Supaya anak cucu kita bisa menikmati mata airnya, bukan menikmati air matanya," jelas Irawan.

Di sisi lain, Nursayekti yang hadir dengan Pembina Kader Lingkungan SMA Negeri 1 Bojonegoro Khusnul Khotimah memberi apresiasi penuh atas kegiatan yang digelar Pertamina EP ini. Nursayekti bersama 50 siswa Kader Lingkungan bisa andil dalam penanaman pohon di kawasan Waduk Gongseng, untuk pelestarian lingkungan

"Kami bersama 50 siswa-siswi sukarelawan pegiat lingkungan sekolah sangat mendukung program penanaman pohon oleh Pertamina EP. Sebab, sekolah kami juga memiliki program dan kegiatan yang fokus terhadap lingkungan," papar Nursayekti saat dijumpai blokBojonegoro.com usai aktivitas tanam pohon. [feb/lis]

 

Tag : Waduk, tanam, pohon



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat