13:00 . Situasi Arus Balik Lebaran di Perbatasan Bojonegoro-Ngawi   |   16:00 . Perspektif Siapa Pemenang Sejati dari Kemenangan ini?   |   15:00 . Menko PMK RI Prof Pratikno Halal bi Halal   |   12:00 . Program KUSUMO, Bupati Bojonegoro Berdialog Langsung di Rumah Warga   |   11:00 . Jalur Bojonegoro Padat Merayap   |   10:00 . Lebaran ke 2, Jalan Nasional di Bojonegoro Mulai Macet   |   09:00 . Banyak Atraksi Kesenian di Wisata Sambut Pemudik saat Libur Lebaran   |   18:00 . Dilengkapi Rambu Petunjuk Arah, Berikut Jalur Alternatif Hindari Macet Bojonegoro   |   17:00 . Evaluasi Rutin Program Prioritas 100 Hari Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Perdana, Bupati dan Wabup Bojonegoro Gelar Open House   |   12:00 . Cek Saat Mudik Lebaran, Layanan Dinas Damkarmat Bojonegoro Tetap Buka 24 Jam   |   09:00 . Limit Transaksi Debit BRImo Bantu Nasabah Kelola Keuangan Digital   |   06:00 . Parade Oklik Malam Lebaran Idul FItri   |   05:00 . Sambutan Bupati Bojonegoro pada Salat Idul Fitri 1446 H   |   22:00 . Meriahnya Parade Oklik Idul FItri   |  
Fri, 04 April 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Stunting Masih Sering Diabaikan, Padahal Dampak Defisiensi Gizi untuk Ibu dan Bayi Bisa Mengancam Kesehatan

blokbojonegoro.com | Wednesday, 02 November 2022 07:00

Stunting Masih Sering Diabaikan, Padahal Dampak Defisiensi Gizi untuk Ibu dan Bayi Bisa Mengancam Kesehatan

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Dampak stunting tidak hanya dialami oleh anak, tapi juga ibu. Seperti yang diketahui, stunting merupakan kondisi kegagalan tumbuh karena kekurangan gizi dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor, Dr. Rimbawan mengatakan kondisi stunting tidak hanya menyebabkan adanya gangguan pada fisik, tetapi juga perkembangan otak. Hal ini akan memengaruhi produktivitas anak dan kreativitasnya di usia produktif.

“Akibat stunting tidak hanya terganggunya pertumbuhan fisik seperti kerdil, pendek, tetapi juga terganggu perkembangan otaknya yang tentunya sangat memengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas, dan kreativitas di usia-usia produktif,” ucap Dr. Rimbawan webinar Bersama Cegah Stunting Melalui Aksi ABCDE beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Dr. Rimbawan menuturkan, kondisi stunting ini tidak hanya dipengaruhi masuknya nutrisi saat anak sudah lahir, tetapi juga saat sang ibu sedang hamil. Oleh sebab itu, para ibu hamil diharapkan untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya semasa kehamilan.

Jika para ibu kekurangan nutrisi hal tersebut akan menyebabkan defisiensi zat gizi kehamilan. Kondisi itu dapat memengaruhi kondisinya saat hamil serta bayinya. Beberapa dampak defisiensi saat kehamilan di antaranya.

Dampak defisiensi pada ibu

Pendarahan (penyebab kematian pada 60 persen ibu hamil). Hal ini terjadi karena ibu hamil kekurangan asam amino (arginin, glutamin), kalsium, zat besi, FUFA, dan vitamin K.

Anemia akibat kurangnya zat besi pada ibu. Kondisi ini juga menyebabkan menurunnya tranpor oksigen ke jaringan tubuh sehingga mengganggu metabolisme zat gizi makro dan produksi ATP

Kekurangan energi kronis yang memengaruhi kondisi saat hamil dan melahirkan

Dampak defisiensi pada bayi

Bayi dapat mengalami Neural tube defects, yaitu salah satu kelainan kongenital pada sistem saraf pusat yang diakibatkan oleh kegagalan tuba neural untuk menutup. Hal ini terjadi karena kurangnya asam folat, dan vitamin B12 saat hamil.

Anemia pada bayi karena kurangnya zat besi. Kondisi ini juga menyebabkan bayi mengalami masalah gangguan mental, motorik, sosio-emosional, serta masalah fungsi fisiologis sistem saraf.

Creatinism, yaitu penyakit hipotiroidisme bawaan karena kurangnya iodium yang dapat menyebabkan keterbelakangan mental dan kelainan pertumbuhan pada anak.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




    No comments

    blokBojonegoro TV

    Redaksi

    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

    Lowongan Kerja & Iklan Hemat