16:00 . BMKG Juanda: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang   |   15:00 . BPBD Jatim Beberkan Potensi Daerah Rawan Bencana, Termasuk Bojonegoro   |   13:00 . Jalan Darurat Jembatan Kedungjati Kembali Dibuka   |   12:00 . Bupati Bojonegoro Bersama Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana   |   07:00 . Tak Perlu Tunggu Tua, Begini Cara Cegah Nyeri Sendi Sejak Muda   |   19:00 . Tren Hijab Segi Empat dan Pashmina Warna Pastel Jadi Idola   |   18:00 . Peringati Hari AIDS, STIKes Rajekwesi Edukasi Masyarakat   |   17:00 . Siapkan Atlet Muda, Igornas Jatim Gelar Balap Sepeda di Bojonegoro   |   15:00 . Damisda Buat Program Pemkab Lebih Terukur   |   14:00 . Berikut Para Juara Lomba pada Gebyar PAI SMA   |   13:00 . MGMP PAI Bojonegoro Gali Minat dan Bakat Siswa Melalui Lomba   |   11:00 . SMP Negeri 1 Kapas Terapkan Program Desasari   |   08:00 . Efek Kepak Sayap Kupu-Kupu   |   17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |  
Tue, 06 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tahun 2022 IPM Bojonegoro Masuk Kategori Tinggi

blokbojonegoro.com | Saturday, 19 November 2022 18:00

Tahun 2022 IPM Bojonegoro Masuk Kategori Tinggi

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro terus naik secara signifikan. Setelah tiga tahun berturut-turut berada di kategori sedang, namun di tahun 2022 masuk kategori tinggi.

Berdasarkan data dari situs laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), status pembangunan manusia terbagi empat kategori kelompok. Diantaranya, kelompok sangat tinggi berada di angka IPM ≥ 80. Kelompok tinggi 70 ≤ IPM < 80. Sedangkan kelompok sedang 60 ≤ IPM < 70, kategori ke empat, kelompok rendah IPM < 60.

"IPM Kabupaten Bojonegoro masuk kategori tinggi. Seperti yang saya jelaskan, kalau nilai 70 ke atas itu masuk kategori tinggi. Setelah sekian tahun kategori sedang,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo.

IPM sendiri, dibentuk dari tiga (3) dimensi dasar. Pertama, umur panjang dan hidup sehat yang diukur melalui Angka Harapan Hidup (AHH). Kedua, pengetahuan yang diukur melalui Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Harapan Lama Sekolah (HLS). Dan ketiga, Standar Hidup Layak yang diukur melalui Pengeluaran Riil per Kapita.

"Dalam implementasinya, IPM tidak bisa dibandingkan peringkat antar kabupaten karena berangkat/nilai awalnya tidak sama masing-masing daerah dan kondisi setiap daerah juga berbeda. sehingga yang didorong adalah kenaikannya," tuturnya.

Adapun IPM Bojonegoro pada 2019 nilainya 68,75 (sedang). Di 2020 nilai IPM Bojonegoro 69,04 (sedang). Kenaikannya sebesar 0,29. Di 2021, IPM Bojonegoro naik lagi dengan nilai mencapai 69,59.

"Dengan kenaikan 0,55 jika dibandingkan antara 2021 dan 2020. Sedangkan di 2022, untuk pertama kalinya IPM Bojonegoro berada di kategori tinggi dengan nilai 70,12. Antara tahun 2022 dengan 2021, memiliki kenaikan 0,53," tutup Anwar Mukhtadlo. [liz/ito]

Tag : ipm, bojonegoro, bps, data



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat