Dr. Azhar Ibrahim dari National University of Singapore Hadir di UNUGIRI Bojonegoro
blokbojonegoro.com | Thursday, 27 February 2025 15:00
Dr. Azhar Ibrahim menjawab pertanyaan dari peserta. (Foto: blokBojonegoro.com/Parto)
Reporter: Parto Sasmito
blokBojonegoro.com - Senior Lecture of The Department of Malay Studies, National University of Singapure (NUS), Dr. Azhar Ibrahim hadir di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro, Kamis (27/2/2025).
Dr. Azhar Ibrahim hadir dalam 3 kegiatan di kampus, yakni International Guest Lecture dengan tema Adab Humanism and Intellectual Tradition in Nusantara yang diikuti 250 mahasiswa dari berbagai fakultas dan ketua Ormawa, selanjutnya Masterclass yang diikuti oleh dosen UNUGIRI, dan podcast.
Rektor UNUGIRI Bojonegoro, K. M Jauharul Ma'arif, M.Pd.I berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi semuanya, setelah kemarin juga ada International Guest Lecture dengan tema Language Skills Development Series: Speed Chat With a Native Speaker di Hall KH Hasyim Asy’ari Lantai 3 Gedung Rektorat, dengan narasumber Lucy Yeomans dari Gergia, United State, di tempat yang sama saat ini juga hadir dosen senior dari NUS, Dr. Azhar Ibrahim.
"Kami berharap yang ada di sini tidak sekadar hadir, tapi seraplah ilmu dan pengalaman yang luar biasa dari beliau Dr. Azhar Ibrahim dengan semangat,dan jadikan penyemangat bagi kita untuk lebih giat lagi dan mendapatkan kesuksesan dari Allah SWT," pesan Rektor UNUGIRI Bojonegoro.
Dr. Azhar Ibrahim, dalam penyampaian materi memaparkan tentang Adab Humanism and Intellectual Tradition in Nusantara, dengan berbagai referensi. Mengawali materi, Dr. Azhar mengatakan, adab itu di tempat seluruh nusantara disebut adab folk, yakni adab merakyat yang tidak ditulis dalam kitab, tidak diwacanakan , tetapi hidup dalam ingatan rakyat lewat lisan.
"Saya dari lingkungan melayu, Adab waktu kita dalam majelis ilmu adalah pantang bercakap membuang adab, pantang membual membuang akal, pantang bertanya tidak bermakna, pantang menjawab tidak beradab, pantang alim membuang kitab, pantang guru membuang ilmu, pantang ilmu tak diamalkan. Itu sebenarnya pesan dari nenek moyang kita semua. Itu saya dapatkan dari Riau, dikumpulkan budayawan Riau, sebagai bagian dari orang Riau Sumatera. Pantang ini artinya jangan sampai," ulas Dr. Azhar Ibrahim.
Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriyah, Dr. Azhar berpesan kepada mahasiswa untuk membaca cerita pendek (Cerpen) berjudul Mas Mantri Menjenguk Tuhan, karya dari penulis Ahmad Tohari. Dari cerpen itu, akan menemukan makna tentang humanism.
"Sebenarnya, adi kemanusiaan adalah pada nabi besar junjungan kita, Nabi Muhammad SAW Sang Sempurna luar biasa. Adab humanism cikal bakal dari Sang Sempurna. Dari nabi besar kita yang membekalkan kita pada kemanusiaan," kata Dr. Azhar menutup acara. [ito/red]
Tag : Unugiri, Bojonegoro, adab, National University of Singapore, Dr. Azhar Ibrahim
* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini