Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong UMKM naik kelas melalui penguatan legalitas usaha, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar. Sepanjang 2025, Pertamina memfasilitasi sebanyak 5.888 sertifikasi bagi UMKM mitra binaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing sekaligus memastikan keberlanjutan usaha UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Sertifikasi yang difasilitasi mencakup Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, BPOM, sertifikasi halal baik Self Declare maupun BPJPH, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pengusaha Kena Pajak (PKP), NPWP, hingga pendirian PT Perseorangan. Seluruh sertifikasi tersebut menjadi fondasi penting bagi UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa sertifikasi merupakan langkah strategis agar UMKM mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.
"Legalitas dan sertifikasi bukan sekadar administrasi, tetapi kunci bagi UMKM untuk tumbuh berkelanjutan, memperluas akses pembiayaan, serta menembus pasar yang lebih luas," ujar Baron.
Ia menambahkan, pembinaan UMKM oleh Pertamina tidak berhenti pada fasilitasi sertifikasi. Pertamina juga mendorong UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, meningkatkan kesiapan ekspor, serta membangun kesadaran sebagai wajib pajak.
"Kami ingin UMKM mitra binaan Pertamina tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas dan mampu menjangkau pasar nasional hingga global," jelasnya.
Sebagai BUMN, Pertamina terus menjalankan peran sosial dan ekonomi secara berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam pemberdayaan UMKM di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Pertamina hadir untuk menciptakan nilai bersama, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif," tandas Baron.
Sejalan dengan perannya sebagai perusahaan pemimpin transisi energi, Pertamina juga berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program-program yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Komitmen tersebut dijalankan melalui transformasi perusahaan yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan kelestarian lingkungan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi. [Feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published