DKPP Bojonegoro Salurkan Traktor dan Drone Pertanian dari Kementan RI

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada sejumlah kelompok tani. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas petani di Bojonegoro.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Senin (2 Februari 2026). Dalam kesempatan itu, DKPP Bojonegoro menerima bantuan berupa 12 unit traktor roda dua, 4 unit traktor roda empat, serta 3 unit drone pertanian.

Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, mengatakan bahwa bantuan alsintan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah pusat kepada petani di daerah.

"Bantuan dari Kementerian Pertanian ini terdiri dari 12 traktor roda dua, 4 traktor roda empat, serta 3 unit drone," ungkap Zaenal Fanani.

Ia menjelaskan, tiga unit drone pertanian tersebut masing-masing diperuntukkan bagi petani milenial dan kelompok tani di wilayah Bojonegoro, yakni Gapoktan Waluyo Jati serta Poktan Sri Rejeki Desa Pacul.

"Dengan adanya drone ini, kita ingin mendorong adopsi teknologi modern di kalangan generasi muda petani serta memaksimalkan pemanfaatan alat pertanian dalam berbagai tahapan produksi," paparnya.

Zaenal menambahkan, penyaluran bantuan alsintan ini juga sejalan dengan arah kebijakan Bupati Bojonegoro yang menekankan pentingnya pemanfaatan alat pertanian secara optimal oleh kelompok tani penerima.

"Sesuai arahan Bapak Bupati, kami berharap kelompok tani dan gapoktan yang menerima bantuan ini dapat memanfaatkannya dengan baik, sehingga alat pertanian ini bisa berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," jelasnya lagi.

Menurut Zaenal, tujuan akhir dari penyaluran bantuan alsintan tersebut adalah mendorong efisiensi kerja petani, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kesejahteraan petani di Bojonegoro.

"Tujuan akhirnya adalah petani kita semakin sejahtera, pendapatannya meningkat, bahagia, makmur, dan tentunya membanggakan," pungkasnya. [feb/mad]