GP Ansor Bojonegoro Bangun Kemandirian Ekonomi Kader, Gandeng BPR dan Kembangkan Ecofit
Gandeng BPR dan Kembangkan Ecofit, GP Ansor Bojonegoro Bangun Kemandirian Ekonomi Kader (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bojonegoro menggandeng PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) untuk memperkuat kemandirian ekonomi kader. Kolaborasi tersebut dibahas dalam agenda silaturahmi sekaligus penjajakan kerja sama strategis di Kantor BPR Bank Daerah Bojonegoro, Jalan Veteran, pada Senin (6/4/2026).

Sinergi ini menjadi langkah awal Ansor Bojonegoro dalam membangun pengembangan ekonomi organisasi, agar kader tidak hanya aktif di bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga memiliki kekuatan finansial yang berkelanjutan. Salah satu fokus utamanya adalah dukungan akses permodalan bagi kader dan unit usaha Ansor.

Ketua PC GP Ansor Bojonegoro, Mochamad Nurwahyudi, menegaskan bahwa kebutuhan modal menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha kader.

"Setiap potensi ekonomi yang berkembang tentu membutuhkan modal. Maka dari itu, kami menggandeng BPR sebagai salah satu mitra utama dalam mendukung kebutuhan tersebut,” ungkapnya. 

Dalam pengembangan ekonomi tersebut, Ansor Bojonegoro juga mendorong produk air minum dalam kemasan Ecofit sebagai salah satu lini usaha yang akan diperkuat. Produk ini disebut merupakan bagian dari kegiatan ekonomi di bawah naungan PCNU. Distribusinya nanti akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) sebagai distributor utama, sementara jaringan di tingkat kecamatan akan melibatkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor sebagai agen utama. 

Skema itu diharapkan mampu membentuk jejaring ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Selain memperluas pasar produk, pola distribusi tersebut juga dinilai membuka peluang usaha baru bagi kader Ansor di berbagai wilayah. 

Nurwahyudi menekankan, kerja sama ini tidak semata soal satu produk, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem ekonomi yang lebih luas bagi organisasi.

"Yang paling utama adalah kemanfaatan ekonomi, baik bagi kader yang terlibat langsung maupun bagi organisasi. Ini menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian ekonomi Ansor," tambahnya. 

Ia juga mengungkapkan, PT BPR Bank Daerah Bojonegoro telah menyiapkan program pembiayaan yang bisa diakses kader GP Ansor Bojonegoro. Program tersebut berupa pinjaman maksimal Rp25 juta tanpa bunga, dengan skema pengajuan melalui rekomendasi dari PC GP Ansor Bojonegoro. 

"Kita arahkan sahabat-sahabat PAC yang belum punya biaya mengakses program itu dengan rekomendasi dari PC GP Ansor Bojonegoro. Dengan begitu niat ini bisa jalan maksimal dengan cepat," tanadasnya. 

Melalui sinergi ini, Ansor Bojonegoro berharap penguatan ekonomi kader bisa berjalan lebih terstruktur, terukur, dan memberi dampak langsung bagi organisasi maupun kader di tingkat bawah. [feb/mad]