Bidik Gen Z hingga Milenial, All Out Festival Hadirkan For Revenge di Bojonegoro
Konferensi Pers All Out Festival yang bakal menghadirkan For Revenge di Bojonegoro (Foto: blokBojonegoro.com/Rizki Nur Diansyah)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – All Out Festival 2026 siap menjadi salah satu festival musik terbesar di Kabupaten Bojonegoro. Digelar pada 24 Agustus 2026 mendatang di halaman GOR Utama Bojonegoro, festival ini menghadirkan deretan musisi seperti For Revenge, 7P, Zhizzy, S1O, Dizzy Youth, F, dan Burn Goblin.

Dalam konferensi pers yang digelar, Perwakilan PT Sejagad Rahmanuka Indonesia, Niken Herlina, mengungkapkan All Out Festival tidak hanya menghadirkan konser musik, tetapi juga ingin memberikan pengalaman yang berkesan bagi para pengunjung.

Menurutnya, Bojonegoro tidak boleh lagi hanya menjadi penonton dalam perkembangan industri hiburan nasional, tetapi harus menjadi bagian dari ekosistem festival musik yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi pengunjung sekaligus menumbuhkan gerakan musik dan ekonomi kreatif melalui konsep pertunjukan yang kreatif," ungkap Niken, Jumat (17/7/2026) petang.

Niken menjelaskan, All Out Festival 2026 secara khusus menyasar pasar Gen Z dan milenial. Konsep yang diusung tidak sekadar menyuguhkan tontonan musik, tetapi juga membangun komunitas dan menciptakan pengalaman yang akan terus dikenang oleh para penonton.

Pemilihan line-up tahun ini, lanjut Niken, juga didasarkan pada hasil pengamatan terhadap selera pasar. Jika sebelumnya berbagai hiburan di Bojonegoro lebih banyak menyasar kalangan milenial dan identik dengan pertunjukan dangdut, kini pihaknya ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda bagi generasi muda.

"Setelah vakum sekitar satu tahun, kami mencari konsep comeback yang benar-benar meledak. Akhirnya diputuskan menghadirkan For Revenge dan musisi lainnya yang memang sedang diminati anak muda," jelasnya.

Sementara itu, perwakilan FM Production selaku promotor, Fakhruddin Zamroni, memaparkan kapasitas venue di halaman GOR Utama Bojonegoro mencapai sekitar 8.000 penonton. Dan saat ini, sekitar 50 persen tiket telah ludes terjual.

"Hingga hari ini penjualan tiket sudah mencapai kurang lebih 50 persen dari total kapasitas," papar Rony sapaannya.

Melihat antusiasme masyarakat Bojonegoro dan kabupaten tetaangga yang begitu, Rony menyebut, Kabupaten Bojonegoro layak menjadi salah satu destinasi penyelenggaraan konser maupun festival musik berskala nasional.

"Antusiasme yang luar biasa ini menunjukkan Bojonegoro memang layak menjadi destinasi konser atau festival musik nasional yang mampu memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di sektor-sektor lainnya," pungkasnya. [riz/mad]