Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kapasitas generasi muda dan bahkan menunjukkan hasil positif. Salah satunya terlihat dari kiprah Dita Nisaul Hidayah, alumni Bootcamp Master of Ceremony (MC) Dinpora Bojonegoro tahun 2025 yang kini aktif menjadi pembawa acara di berbagai kegiatan, termasuk acara resmi Dinpora Bojonegoro.
Perempuan asal Desa Bulaklo, Kecamatan Balen tersebut mengaku telah memiliki ketertarikan di bidang public speaking sejak menjadi mahasiswa Program Studi Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya. Selama kuliah, Dita aktif mengikuti berbagai organisasi kampus dan kerap dipercaya menjadi MC dalam berbagai kegiatan.
Menurut Dita, mengikuti Bootcamp MC yang diselenggarakan Dinpora Bojonegoro tahun 2025 lalu menjadi titik penting dalam mengasah kemampuan yang telah dimilikinya. Pelatihan yang dibimbing oleh praktisi MC Ossa Adnan tersebut memberikan bekal teori sekaligus praktik secara intensif.
"Bootcamp-nya sangat seru. Hari pertama hingga kedua kami mendapatkan materi dan teori. Hari ketiga langsung praktik membawakan acara dari materi yang sudah dipelajari, kemudian hasilnya dikompetisikan. Dari situ saya mendapat banyak pengalaman dan semakin percaya diri," ungkap Dita Kamis (23/7/2026).
Ia menuturkan, setelah mengikuti bootcamp, kesempatan untuk tampil sebagai MC semakin terbuka. Selain dipercaya menjadi MC pada sejumlah kegiatan Dinpora Bojonegoro, Dita juga mendapatkan kesempatan menjadi MC dalam kegiatan Bank Indonesia. Bahkan, pada peringatan anniversary Bank Indonesia, dirinya turut terlibat dalam pembuatan video di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya.
"Alhamdulillah setelah mengikuti pelatihan, kesempatan semakin banyak. Saya juga menjadi MC di acara Bank Indonesia. Kebetulan saya juga merupakan penerima beasiswa dari Bank Indonesia," tambahnya.
Dita berharap program pemberdayaan kepemudaan seperti bootcamp terus dikembangkan agar semakin banyak anak muda Bojonegoro yang mampu meningkatkan kompetensi dan bersaing di tingkat yang lebih luas.
"Saya berharap Pemkab Bojonegoro terus melakukan pemberdayaan pemuda agar mampu bersaing dengan daerah lain. Saya melihat sendiri mahasiswa dari Bojonegoro memiliki potensi dan kualitas yang unggul. Tinggal bagaimana kesempatan dan pembinaannya terus diperkuat," pungkasnya.
Melalui berbagai program peningkatan kapasitas, Dinpora Bojonegoro terus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan memiliki daya saing. Bootcamp MC menjadi salah satu wadah yang tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan public speaking, tetapi juga membuka peluang karier di dunia profesional. [feb/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published