Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - 74 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 resmi mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembukaan pendidikan berlangsung di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (23/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberikan motivasi kepada para peserta agar terus menanamkan semangat belajar, menjaga akhlak, serta memiliki cita-cita besar demi meraih masa depan yang lebih baik.
"Kelas XI adalah modal untuk menentukan masa depan. Setelah lulus nanti, pilihan hidup ada di tangan kalian sendiri. Jika ingin sukses, kuncinya adalah belajar dengan sungguh-sungguh, terus berikhtiar, serta selalu berbakti dan memohon doa kepada orang tua. Keberhasilan bukan berada di tangan orang lain, tetapi berada di tangan kita sendiri," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, kerja keras, dan ketangguhan. Teguran dari guru maupun pembina, lanjutnya, harus dipandang sebagai bagian dari pembentukan karakter.
Selain memberikan motivasi, Wakil Bupati turut memperkenalkan berbagai program beasiswa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk investasi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut meliputi Beasiswa Desa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, Beasiswa Prestasi, Beasiswa Gus dan Ning bagi santri, hingga bantuan penyelesaian tugas akhir bagi mahasiswa.
"Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berinvestasi pada sumber daya manusia melalui berbagai program beasiswa. Kami ingin semakin banyak anak-anak Bojonegoro yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi, meraih cita-cita, dan kelak menjadi kebanggaan orang tua serta daerahnya," ungkapnya.
Di akhir arahannya, Nurul Azizah mengajak seluruh peserta Paskibraka untuk tetap optimistis dan terus memperjuangkan mimpi mereka.
"Jangan pernah kehilangan semangat. Bermimpilah setinggi-tingginya dan perjuangkan mimpi itu dengan kerja keras. Jadilah anak-anak Bojonegoro yang sukses, membanggakan orang tua, serta membawa manfaat bagi masyarakat dan bangsa," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Amir Syahid melaporkan bahwa 74 peserta yang mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan merupakan hasil seleksi ketat dari 551 pelajar SMA/SMK sederajat di Kabupaten Bojonegoro. Mereka telah melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan dan Pancasila, Tes Intelegensi Umum, pemeriksaan kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, hingga penilaian kepribadian dan rekam jejak media sosial.
Prestasi Paskibraka Bojonegoro juga terus menunjukkan peningkatan. Dalam empat tahun terakhir, Kabupaten Bojonegoro berhasil meloloskan satu peserta menjadi Paskibraka tingkat nasional, yakni Reihan Nifan Arkana dari SMA Negeri Taruna Bojonegoro, serta dua peserta lainnya Sandya dan Satriya terpilih sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur. [feb/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published