Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro menggelar Turnamen Futsal Kemenag Cup 2026. Kompetisi yang mempertemukan tim Madrasah Aliyah (MA) negeri maupun swasta se-Kabupaten Bojonegoro tersebut berlangsung pada 8–11 September 2026.
Sebanyak 28 tim ambil bagian dalam turnamen yang digelar sebagai wadah kompetisi sekaligus pencarian bibit pemain futsal madrasah tersebut.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro, H. Amanulloh, mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang digagas MGMP PJOK tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menemukan talenta-talenta futsal terbaik dari Madrasah Aliyah di Bojonegoro.
"Alhamdulillah, luar biasa MGMP PJOK Kemenag Bojonegoro melaksanakan kegiatan yang sangat luar biasa, yaitu turnamen futsal tahun 2026," ujar Amanulloh usai pembukaan acara.
Ia menjelaskan, turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari proses seleksi untuk mencari pemain-pemain futsal potensial yang nantinya dapat menjadi duta Kabupaten Bojonegoro pada Porseni Madrasah Aliyah 2027 di Kabupaten Kediri.

"Dari anak-anak kita tercinta di Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta, nanti akan muncul pemain-pemain futsal yang handal. Yang terpilih, yang terbaik, akan menjadi duta pada turnamen futsal Porseni tahun 2027 di Kabupaten Kediri," katanya.
Amanulloh juga menekankan pentingnya nilai sportivitas dan profesionalitas dalam kompetisi. Menurutnya, kedua nilai tersebut perlu ditanamkan kepada para siswa agar tidak hanya memiliki kemampuan olahraga, tetapi juga menjunjung integritas dalam setiap pertandingan.
"Dalam berolahraga dan berkompetisi, sportivitas dan profesionalitas harus dijunjung. Setidaknya dua hal itu betul-betul dimiliki sehingga lahir sosok duta futsal Madrasah Aliyah Bojonegoro yang handal," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Ali Harfani, mengatakan turnamen ini diikuti 28 tim dari Madrasah Aliyah se-Kabupaten Bojonegoro. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antarmadrasah.

"Selain olahraga, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan wadah kompetisi untuk mengasah bakat para siswa," ungkap Ali.
Tuan rumah kegiatan, Kepala MAN 2 Bojonegoro, H. Abdur Rozaq, turut mendukung pelaksanaan turnamen tersebut. Ia berharap kompetisi dapat menjadi ruang bagi siswa madrasah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.
Melalui Turnamen Futsal Kemenag Cup 2026, MGMP PJOK Kemenag Bojonegoro berharap muncul pemain-pemain muda berbakat yang nantinya mampu memperkuat Bojonegoro dalam ajang Porseni Madrasah Aliyah 2027 di Kediri. Dengan demikian, kompetisi ini tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan olahraga di lingkungan madrasah. [feb/mad]