Final Four, Saatnya Middle Bloker Tim Putra Beraksi, Hendra, Darda, Risky atau Kristo

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Final Four Livoli Divisi Utama 2025 mulai 10 sampai 19 Oktober 2025 di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, waktunya tembok di depan net middle blocker beraksi. Terutama untuk sektor putra.

[Baca Juga: MIDDLE BLOCKER CANTIK CUKUP KOKOH DEPAN NET https://blokbojonegoro.com/2025/10/05/middle-blocker-putri-terbaik-di-final-four-shelber-maya-indri-myrasuci-atau-asyifa/]

Hampir semua tim putra mempunyai middle blocker yang sepadan, baik dari LavAni Navy, Tirta Bhagasasi, TNI AU Electric hingga Kristo Sina.



- Hendra Kurniawan (LavAni Navy)  

Pelatih LavAni Navy, Erwin Rusni mempunyai stok tembok kokoh pada diri Hendra Kurniawan. Pemain sarat pengalaman dengan tinggi menjulang sampai 194 cm itu cukup bisa diandalkan. Pendampingnya juga pemain kawakan, M. Malizi yang kualitasnya tidak diragukan lagi.

Kedua pemain bisa dibilang sudah malang melintang di kompetisi bola voli Indonesia, baik Livoli Divisi Utama sampai Proliga. Bahkan, keduanya juga langganan dipanggil Tim Nasional Indonesia.



- Darda Mulya (Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi) 

Sedangan untuk Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi juga diperkuat middle blocker Tim Nasional Indonesia yang berlaga di AVC Mens U-21 2024. Ia adalah Darda Mulya.

Darda masih sangat muda, yakni berusia 20 tahun. Ia bisa dipasangkan atau bergantian dengan Gunawan Saputra ataupun I Gede Wira Yudha Putra. Darda Mulya tampil menonjol dalam laga Timnas Voli Putra Indonesia vs India di babak 8 besar dan menang 3-1. Timnas Voli Putra Indonesia lolos ke babak semifinal dan menyegel tiket Piala Dunia Voli atau FIVB U-21 2025.



- Risky Ramadan (TNI AU Electric)

Sosok Risky Ramadan sering jadi pilihan pelatih kepala TNI AU Electric Putra, Sukirno. Ketika bermain di babak penyisihan sampai menjuarai Pool DD Babak Reguler II di GOR Utama Bojonegoro, Risky begitu perkasa di dekat net.

Bersama middle blocker lainnya, seperti Ariya Pangji Maulana atau ketika ditandemkan dengan Ria Irawan, ia tetap bisa tangguh. Apalagi ketika dapat support berdama membuat block rapat dengan Muhammad Melgis atau Sigit Ardian.

Tidak heran, selama penyisihan sampai juara, Indomaret yang juga lolos lewat jalur runner up Pool DD dibuat kuwalahan oleh Risky dan kawan-kawan. Sekelas Dimas Saputra dan adiknya Bintang Saputra juga dibuat geleng-geleng kepala.



- Kristoforus Sina (Indomaret Sidoarjo)

Umurnya baru 22 tahun, namun ketika di lapangan dan posisinya dengan net, membuat lawannya keder. Sebab, setelah berhasil nge-block, maka ia akan berteriak garang. Itulah jadi ciri khas Kristoforus Sina, middle blocker Indomaret Sidoarjo.

Setter Indomaret, Alfin Daniel, akan mengambil inisiatif menyerang cepat lewat Ktisto, panggilan akrabnya, jika umpan panjang ke opposite maupun outside hitter menemui block lawan.

Hasilnya poin bisa mudah diraih. Karena, dengan tinggi 198 cm, Kristo mempunyai lompatan yang tinggi pula. Sehingga memudahkan dalam menyerang cepat dan memblokir serangan lawan. 

Patut ditunggu, middle blocker tim mana yang efektif selama Final Four. Sebab, semua tim akan menunjukkan pemain-pemain terbaiknya. Selain opposite, outside hitter dan setter, middle blocker yang patut diperhitungkan. [mad]