Petir di Langit Bojonegoro, Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Tips menghindari petir

Reporter: Muharrom

blokBojonegoro.com - Apakah wajar banyaknya petir menyambar-nyambar ketika hujan lebat mengguyur Kabupaten Bojonegoro? Sebab, sejak Oktober lalu, setiap hujan lebat, keberadaan petir menjadi kewaspadaan masyarakat.

Menurut sejumlah sumber dan literasi yang dirangkum blokBojonegoro.com, petir menyambar karena adanya pemisahan dan penumpukan muatan listrik (positif di atas, negatif di bawah) dalam awan badai (cumulonimbus) yang menciptakan beda potensial sangat besar dengan tanah. Lalu terjadi pelepasan listrik raksasa sebagai upaya penyeimbangan, yang dilihat sebagai kilatan petir, karena mencari jalur termudah (biasanya objek tinggi) menuju tanah. 

Terjadinya Petir

Pembentukan Awan: Sinar matahari menguapkan air menjadi uap. Arus konveksi (naik) membawa uap air ke atas di awan cumulonimbus. Tetesan air membeku menjadi kristal es kecil (positif) dan berat (negatif) karena suhu ekstrem, menciptakan pemisahan muatan.

Pemisahan Muatan: Kristal es ringan positif naik ke atas awan, sedangkan kristal es berat negatif turun ke bawah awan.

Pelepasan Muatan: Saat beda potensial antara awan dan tanah (atau awan lain) cukup besar, elektron negatif dari bawah awan mencari jalan keluar ke tanah (yang bermuatan positif). Ini menciptakan "pemimpin" (leader) yang diikuti oleh "streamer" positif dari tanah, lalu keduanya bertemu, menghasilkan kilatan petir.

Guntur: Suhu ekstrem dalam jalur petir memanaskan udara secara tiba-tiba, menyebabkan udara mengembang cepat dan menciptakan gelombang suara yang kita dengar sebagai guntur. 

Petir Menyambar Benda Tinggi

Objek tinggi seperti pohon, gedung, atau tiang lebih dekat ke awan, sehingga menjadi jalur termudah (potensial paling rendah) bagi petir untuk mencapai tanah.

Tanah bermuatan positif menarik muatan negatif dari awan. Benda tinggi menjadi "pusat" muatan positif yang menarik petir. 

Manusia Bisa Tersambar Petir

Posisi di Ruang Terbuka: Berada di area terbuka saat badai petir.

Konduksi: Berada di dekat objek yang tersambar (pohon, tiang) karena arus bisa merambat ke tanah dan menyetrum orang di dekatnya.

Benda Logam: Membawa benda logam (yang merupakan penghantar listrik baik) dapat mengantarkan arus ke tubuh saat berada di area yang tersambar tanah.