Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Peningkatan mutu layanan pendidikan menjadi penekanan utama dalam kegiatan pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bojonegoro. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Pendma) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Sugiyo, M.Pd., bersama jajaran Kemenag Bojonegoro, Kamis (22/1/2026).
Dalam arahannya, Sugiyo menegaskan bahwa guru madrasah dituntut memberikan layanan pendidikan yang utuh kepada peserta didik, tidak berhenti pada penyampaian materi di kelas. Menurutnya, kualitas layanan menjadi kunci utama dalam membangun madrasah yang bermutu dan dipercaya masyarakat.
"Guru tidak cukup hanya mengajar dan menyelesaikan target kurikulum. Guru harus memastikan murid benar-benar mendapatkan layanan pendidikan yang membentuk sikap, keterampilan, dan praktik ibadah yang baik," ujar Sugiyo kepada segenap guru dan tenaga pendidik di MIN 1 Bojonegoro.
Kabid Pendma mencontohkan pembelajaran fikih yang seharusnya tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada praktik keseharian siswa.
"Ketika mengajarkan wudu atau salat, guru harus memastikan anak-anak mampu melaksanakannya dengan baik dan benar. Inilah makna layanan pendidikan yang sesungguhnya, dan inilah madrasah berbasis mutu," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, H. Amanulloh, mendorong madrasah untuk mulai menggagas dan mengimplementasikan konsep ekoteologi dalam proses pendidikan. Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini.
"Ekoteologi harus mulai diperkenalkan dan dipraktikkan di lembaga pendidikan madrasah. Nilai-nilai keagamaan harus sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan, karena itu bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah," kata Amanulloh.
Kakan Kemenag Bojoengoro berharap supaya MIN 1 Bojonegoro dapat menjadi contoh penerapan pendidikan ramah lingkungan yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman.
Di sisi lain, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kemenag Bojonegoro, H. Sholihul Hadi, memaparkan capaian dan posisi strategis MIN 1 Bojonegoro di tengah peta pendidikan dasar di daerah tersebut.
"MIN 1 Bojonegoro saat ini berada pada posisi sentral dalam pendidikan dasar. Madrasah ini menjadi salah satu pilihan utama masyarakat, baik dari sisi mutu layanan, prestasi, maupun kepercayaan publik," ungkapnya.
Pihaknya menambahkan bahwa capaian tersebut perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui pembinaan berkelanjutan, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan karakter peserta didik.
Selain pembinaan guru, Kabid Pendma Kanwil Kemenag Jawa Timur juga meninjau persiapan pembangunan sarana prasarana melalui program Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di MIN 1 Bojonegoro, serta menilik langsung pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di MTs Negeri 1 Bojonegoro. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan layanan dan fasilitas pendidikan madrasah di Bojonegoro. [Feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published